Hukum & Kriminal

PN Gresik Kabulkan Gugatan PT Smelting Terkait Bayar Hutang Mantan Karyawan

Gresik (beritajatim.com) – Perselisihan antara PT Smelting Gresik dengan mantan karyawan kembali memasuki babak baru. Berdasarkan agenda persidangan pada 22 Juli 2020 terhadap perkara nomor 18/Pdt.GS/2020/PN.Gsk antara PT Smelting dengan Kasman Danny Sasmito mantan karyawan telah diputus oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Sidang yang dipimpin Hakim Ariyas Dedy, SH mengabulkan gugatan PT Smelting terhadap mantan karyawannya yang bernama Kasman Danny Sasmito yang telah melakukan wanprestasi kepada penggugat berdasarkan perjanjian bantuan perumahan, pinjaman darurat, dan kekurangan pembayaran Asuransi Allianz.

“Menghukum tergugat untuk membayar secara tunai uang sejumlah Rp 88,84 juta dan dalam waktu 14 hari setelah putusan ini dibacakan,” ujar Hakim Ariyas Deddy, Rabu (22/07/2020).

Selain putusan tersebut, rumah tempat tinggal tergugat, atau harta milik tergugat baik berupa benda bergerak maupun tak bergerak seperti tempat tinggal yang beralamat di Jalan Samanhudi 5/2 Gresik dijadikan sita jaminan.

Terkait dengan putusan ini, tergugat Kasman Danny Sasmito menyatakan pikir-pikir dulu setelah PN Gresik mengkabulkan gugatan PT Smelting. “Saya pikir-pikir dulu karena masih ada waktu,” tuturnya.

Sementara Penasehat Hukum (PH) PT Smelting, Harri Purnama menyatakan dengan dikabulkannya kliennya ini menjadi contoh kepada mantan karyawan PT Smelting yang masih memiliki hutang harus segera membayarnya. “Kami berharap terhadap mantan karyawan yang masih memiliki hutang segera diselesaikan dengan baik-baik,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar