Hukum & Kriminal

PN Banyuwangi Selesaikan 2.337 Perkara Selama Tahun 2018

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Banyuwangi mencatat 2337 perkara selama 2018. Perkara itu tercatat dari jumlah keseluruhan perkara, baik pidana, perdata, gugatan sederhana, permohonan maupun tindak pidana ringan.

“Dari 2337 perkara selama 2018 kita sudah selesaikan sebanyak 2331 perkara. Artinya PN Banyuwangi masih ada tanggungan 6 perkara, tapi awal 2019 ini semua sudah terselesaikan,” kata Ketua PN Banyuwangi, Purnomo Amin Tjahjo, Rabu (30/1/2019).

Dari jumlah tersebut, PN Banyuwangi berhasil menyelesaikan hampir seluruh perkara dengan prosentase mencapai nyaris 100 persen. Bahkan, instansi pengadil dari Bumi Blambangan ini meraih penghargaan peringkat pertama nasional.

“Alhamdulillah kinerja kita dinilai oleh pucuk pimpinan Mahkamah Agung, Direktorat Jenderal Badan peradilan umum. Bahawa Pengadilan Negeri Banyuwangi dapat peringkat pertama dalam penyelesaian perkara dan kepatuhan penyelesaian perkara tingkat nasional, untuk kategori penyelesaian perkara di atas 1000 sampai 2 ribu perkara,” ungkapnya.

Bahkan, kata Amin, PN Banyuwangi juga mendapat penghargaan di tingkat provinsi. “Di tingkat lokal, dalam hal ini di tingkat Pengadilan di Jawa Timur, wilayah hukum PN Banyuwangi, tetap nomor satu. Penilaiannya ditambah kinerja kesekretariatan secara umum,” katanya.

Purnomo Amin menjelaskan, salah satu yang menjadi indikator penilaian itu yakni adanya perubahan di tubuh PN Banyuwangi. Termasuk transparansi dalam berbagai hal di tubuh PN Banyuwangi.

“Dulunya perkara di input l, diumumkan di website apa adanya, tapi sekarang tidak boleh lagi. Kita punya SOP penyampaian atau input lebih detail dan outputnya penyelesaian perkara dapat terbuka dan transparan sehingga masyarakat bisa membuka. Dan PN Banyuwangi sudah melakukan itu hampir sempurna, nilainya mencapai 92 persen,” pungkasnya. [rin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar