Hukum & Kriminal

Pesta Sabu, Tiga Pemuda Kota Sumenep Dibekuk Polisi

BB yang disita dari tiga tersangka (foto/ humas Polres Sumenep)

Sumenep (beritajatim.com) – Tiga pemuda warga Kota Sumenep dibekuk Satreskoba Polres setempat karena kedapatan pesta dan transaksi sabu. Ketiga pemuda itu masing-masing bernama Rendy Handian Putra (34), warga Desa Kolor, Dedddy Iqbal (27), warga Jl. KH Mansyur Desa Kacongan, dan M. Cahyana Iman (43), warga Jl. Antariksa Desa Pabian.

“Mereka ditangkap di dalam kamar lantai atas rumah milik tersangka Rendy di Jl. Cendana III, Perum. Bumi Sumekar,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (07/02/2021).

Penangkapan ketiga tersangka itu berawal dari informasi masyarakat bahwa di rumah tersangka Rendy sering dijadikan tempat transaksi dan mengkonsumsi sabu. Anggota Satresnarkoba Polres Sumenep pun melakukan penyelidikan. Ketika mendapat informasi pasti bahwa tersangka Rendy membawa sabu, kemudian melakukan transaksi dan pesta sabu di rumahnya, maka petugas langsung melakukan penggerebekan disertai penggeledahan. “Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan barang bukti berupa 5 poket sabu serta beberapa barang bukti lain,” ungkap Widiarti.

Lima poket sabu itu masing-masing dengan berat kotor 0,53 gram, 0,50 gram, 0,32 gram, 0,32 gram, dan 0,30 gram. Berat keseluruhan sabu itu 1,97 gram. Selain itu juga ditemukan seperangkat alat hisap terdiri dari: sebuah bong dari botol kaca yang pada tutupnya warna kuning terdapat dua lubang masing-masing tersambung dengan sedotan warna hitam dan pipet kaca, kemudian 1 korek gas warna ungu sebagai kompor, 1 potongan sedotan dilakban hitam sebagi sendok sabu, dan uang tunai sebesar Rp 50.000.

“Saat diinterogasi, tersangka Rendi mengakui bahwa barang bukti itu miliknya. Ketika digerebek, tersangka Rendy sedang bersama dua tersangka lain. Mereka mengakui telah menggunakan sabu,” terang Widiarti.

Ketiga tersangka berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsider pasal 132 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar