Hukum & Kriminal

Perwakilan 100 Kampung Tangguh Semeru Terima Bantuan dari Polrestabes

Surabaya(beritajatim.com)¬†– Pandemi covid-19 hingga saat ini masih terasa di seluruh negara belahan dunia. Tak sedikit warga terjangkit dan tak sedikit yang sembuh maupun meninggal. Meski demikian ternyata warga masih saja yang ‘bandel’seakan menganggap virus tersebut tak ada.

Seperti yang diceritakan oleh Sugeng Santoso Ketua Panitia Kampung Tangguh Semeru Dupak Masigit RT 01 / II, Bubutan, Surabaya, mengaku tak lelah akan terus gaungkan pentingnya protokol kesehatan.

“Pernah saya mengingatkan warga sendiri supaya pakai masker ya protokol kesehatan malah helm dibanting. Ada juga yang ngajak berkelahi dan bahkan sampai mendatangkan polisi. Tapi itu dulu dan sekarang allhamdullilah sudah tertib protokol di kamoung tangguh kami. Bahkan sekarang kampung kami sudha zona hijau,” kata Sugeng kepada¬†beritajatim.com, Selasa (4/8/2020).

Meski harus mendapatkan cercaan dan makian, Sugeng Santoso bersama seluruh panitia mengaku bersyukur. Bagaimana tidak, tercatat setidaknya 8 orang positif dari 30 lebih warganya yang reaktif kini sudah bersih dan ‘hijau’ kembali kampungnya.

Perwakilan 100 Kampung Tangguh Semeru menerima bantuan dari Polrestabes, Surabaya, Selasa (4/9/2020).(Manik Priyo Prabowo)

Bahkan, karena berdekatan dengan klaster gereja Bethel dan kampung PPI mereka pun kini konsisten tetap tanggug menjaga kampunya.

“Saat ini edukasi sudah tak sesulit duku. Karena kita tahu betul bahwa warga kita sudah paham akan virus ini. Hanya saja karena kondisi perekonomian yang terkendala, warga pun kini banyak yang bekerja dan membuat petugas kampung tangguh harus terus mengedukasi. Karena ini demi kebaikan warga sendiri dan keluarga mereka,” tegasnya.

Sementara menurut Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, masyarakat saat ini ini sudah disibukkan dengan kehidupan baru atau normal. Oleh sebab itu warga binaan Kampung tangguh Semeru pun harus terus dijaga konsistennya untuk menekan angka penyebaran covid.

Tak hanya itu dari 200 Kampung tangguh Semeru yang dibina oleh Polrestabes Surabaya, 100 diantaranya diberikan bantuan. Bantuan ini merupakan alat dan kebutuhan warga untuk menekan penyebaran virus di kampungnya.

“Hari ini kita berikan bantuan ke 100 Kampung Tanggung Semeru. Sisanya akan diberikan bantuan secara nertahap. Bantuan berupa masker, hand sainitizsr, cairan disenfektan dan thermo gun. Kami akan terus bisa sampai pandemi berlalu dan bahkan akan terus dibina karena KTS bisa menekan angka kriminalitas,” tegasnya. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar