Hukum & Kriminal

Perpanjangan PPKM Darurat, Petugas Gabungan Perketat Perbatasan-Perbatasan Ponorogo

Petugas dari kepolisian memeriksa kelengkapan surat kesehatan pengendara di perbatasan Ponorogo. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pengendalian mobilitas di masa perpanjangan PPKM Darurat dilakukan di wilayah Ponorogo. Personel dari Satlantas Polres Ponorogo dan personel gabungan lainnya melakukan pengetatan di wilayah perbatasan. Tiga lokasi diperketat oleh anggota Satlantas Polres Ponorogo dan personel gabungan, mulai dari perbatasan Ponorogo-Wonogiri, perbatasan Ponorogo-Trenggalek, dan perbatasan Ponorogo-Madiun.

“Pendekatan ini dilakukan selama 1 x 24 jam secara bergantian oleh personel gabungan dari Polres, Polsek dan instansi terkait,” kata Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Indra Budi Wibowo, Jumat (23/7/2021).

Pemeriksaan mulai dari surat antigen, sertifikat vaksin serta surat-surat yang dikeluarkan dari instansi kesehatan yang berhubungan dengan penanganan Covid-19. Pengamanan checkpoint pos penyekatan perbatasan di tiga titik ini, dilakukan Satlantas Polres Ponorogo dan personel gabungan guna mengimplementasikan PPKM Darurat di Kabupaten Ponorogo yang saat ini dilakukan perpanjangan hingga tanggal 25 Juli 2021.

“Sampai saat ini personel masih lakukan penyekatan di pos check point perbatasan. Mulai dari perbatasan Ponorogo-Madiun, perbatasan Ponorogo-Trenggalek, dan perbatasan Ponorogo-Wonogiri. Upaya-upaya ini kami lakukan guna mengimplementasikan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Ponorogo. Selain itu agar Covid-19 cepat dapat tertangani dan bisa dikendalikan,”ucap Indra

Mekanisme pengikatan, dilakukan bagi kendaraan dari perbatasan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Ponorogo. Jika pengemudi kendaraan tidak bisa menunjukkan surat-surat kesehatan atau tanda vaksin meski dosis pertama, maka petugas gabungan akan memutar balikkan kendaraan untuk kembali ke tempat asalnya.

“Kalau ada pengendara yang lengkap surat-surat kesehatan maupun bisa menunjukkan kartu vaksin, mereka diperbolehkan lewat Ponorogo,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar