Hukum & Kriminal

Pernah Ditembak, Residivis Kambuhan Kembali Berulah Curi Sepeda

Pelaku saat menjalani gelar perkara di Mapolsek Sukolilo, Surabaya, Rabu (17/2/2021).(Humas)

Surabaya (beritajatim.com) – Residivis pencurian kembali berulah. Meski pelaku sudah mendapatkan hukuman dan juga merasakan timah panas, tapi ternyata masih belum kapok. Tercatat delapan kali pelaku yang diketahui bernama Eko Cahyono (22) ini, mencuri sepeda angin atau ontel.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Joko menjelaskan, pelaku diamankan sendirian. Dalam pengakuan pelaku, ia bekerja tak sendirian. Bersama dua rekannya yang juga residivis, mereka menyasar sepeda di sekitar Gunung Anyar Surabaya. “Pelaku selalu mencari sasaran sepeda bermerk. Biasanya mereka bekerja bertiga dan mencuri sepeda satu atau dua unit lantas pulang,” jelasnya saat gelar perkara di Mapolsek Rungkut, Sursnaya, 17/2/2021).

Lebih lanjut Joko menjelaskan, dengan pengalaman mencuri yang banyak dan sudah keluar masuk penjara, pelaku tetap terendus. Hal tersebut dikarenakan pelaku masih kurang profesional dan meninggalkan jejak.

Berbekal informasi laporan dan olah tempat kejadian, pelaku pun terendus dengan adanya sejumlah bukti. Selain bukti, petugas juga mendapatkan pengakuan pelaku dengan kecocokan pada sejumlah laporan polisi yang ada.

“Kita masih kejar dua pelaku lain yang masih DPO. Kedua pelaku yang masih DPO yakni Antok (25) dan Dika (29). Kita harapkan dari semua petunjuk nantinya bisa meringkus kedua pelaku ini,” papar Joko.

Sementara itu menurut pengakuan Eko Cahyono, dirinya beralasan mencuri kembali untuk menebus obat sang ibu. Saat ini sang ibu masih dalam kondisi sakit yang membutuhkan obat secara terus-menerus. Karena tak bekerja, ia pun kembali terjun ke dunia ‘gelap’ ini.

Meski beralasan untuk biaya pengobatan sang ibu, pelaku tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatnnya. Polisi pun memberikan pasal UU KUH Pidana pasal 363. “Saat ini pelaku masih dalam proses pelengkaoan berkas. Jika sudah lengkap akan dilimpahkan ke pengadilan. Pasalnya 363 KUH Pidana,” tandasnya.(man/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar