Hukum & Kriminal

Perkara PHI PT Smelting dan 304 Eks Karyawan Tuntas

Gresik (beritajatim.com) – Perselisihan perkara Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) antara PT Smelting, dengan 304 eks karyawannya sudah tuntas. Pasalnya, perusahaan peleburan tembaga tersebut sudah membayar uang pisah sebesar Rp 21 miliar melalui cek bilyet giro.

Kuasa Hukum PT Smelting, Hari Purnama dan Chamdani mengatakan, proses pembayaran Rp 21 miliar kepada 304 eks karyawan PT Smelting yang semula akan dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Namun, saat perundingan dan sudah diproses minta ditransfer ke rekening kuasa hukumnya.

“Mantan karyawan PT Smelting menolak kalau uang sebesar Rp 21 miliar yang berbentuk cek giro bilyet dititipkan ke PN Gresik. Mereka minta pembayarannya ditransfer ke kuasa hukumnya,” ujarnya, Selasa (10/03/2020).

Masih menurut Hari Purnama, sebelum giro bilyet itu ditransfer. Kepala Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Fransiskus Arkedeus juga meminta giro tersebut dicek ke bank. Setelah dicek, uang sebesar Rp 21 miliar sudah masuk ke rekening kuasa hukum mantan karyawan PT Smelting.

Sementara itu, Panitera Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik Kelas 1A, M.Teguh menuturkan, bahwa perkara antara PT Smelting dengan 304 mantan karyawannya sudah selesai. “Kami sudah buatkan berita acara penyerahan,” tuturnya.

Ia menambahkan, PT Smelting sudah menjalankan putusan Pengadilan Hubungan Industrial No 16/Pdt.Sus.PHI/2017/PN.Gsk. Juncto Nomor 388K/Pdt.Sus.PHI/2018 yang telah berkekuatan hukum tetap. “Pihak penggugat dalam hal ini mantan karyawan PT Smelting juga telah membayar biaya perkara sebesar Rp. 131 juta sekian,” imbuhnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar