Hukum & Kriminal

Peringati Hari Kartini, Polwan Satpas Polres Malang Pakai Kebaya

Malang (beritajatim.com) – Memperingati Hari Kartini yang jatuh hari ini, Selasa (21/4/2020), seluruh Polwan di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang yang bertugas melayani pemohon baru atau perpanjangan surat izin mengemudi (SIM), rame-rame mengenakan kebaya saat ngantor di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Polres Malang.

Di Hari Kartini ini, Satlantas Polres Malang juga memprioritaskan pelayanan kepengurusan SIM bagi kaum wanita. Dengan mengambil tema “Dengan semangat Kartini Sebagai Polwan Promoter Siap Memberikan Pelayanan Prima Dan pencegahan penyebaran covid-19 bersama masyarakat”.

“Memperingati Hari Kartini ini, Polwan Satlantas Polres Malang harus bersemangat sebagai promoter dan siap memberikan pelayanan prima. Selain itu, kami memprioritas bagi kaum wanita dalam pemohon SIM dan kepengurusan perpanjangan SIM. Misalnya mendahulukan antrian bagi kaum wanita, tetapi mekanisme dan proses tetap sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kasatlantas Polres Malang, AKP Diyana Suci Listyawati. Selasa (21/4/2020) di Satpas Polres Malang.

Prioritas bagi kamu hawa ini, lanjut Diyana, mengingat para wanita yang datang ke Satpas untuk mengurus permohonan dan perpanjangan SIM baru merupakan wanita yang taat aturan di tengah kesibukan menjadi ibu dari anak-anaknya dan keluarga. “Kegiatan hari ini di Satpas, menunjukkan bahwa semangat kartini masih ada sampai hari ini,” tegas Diyana.

Selain itu, mengingat Hari Kartini ditengah pandemi Coronavirus disease (Covid-19) Satlantas Polres Malang juga membagikan bingkisan sembako terhadap pemohon baru dan pengurus perpanjangan SIM bagi kaum wanita.

“Karena peringatan Hari Kartini tahun ini di tengah pandemi Covid-19, kami juga membagikan bingkisan yang berupa sembako. Dengan harapan meringankan beban mereka, dan bisa menjadi role model yang membawa pesan positif mulai lingkup keluarga hingga masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Kanit Reg Ident Polres Malang, Iptu Yudhi Anugrah Putra juga menghimbau terhadap masyarakat dalam kepengurusan SIM harus menaati himbauan Pemerintah untuk selalu mengenakan masker. Serta, penerapan phsycal distancing harus dilakukan atau dilarang berkerumun dengan tetap menjaga jarak. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar