Hukum & Kriminal

Periksa Mantan Kepala BPKAD Jatim, KPK Klarifikasi Hasil Penggeledahan

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah

Jakarta (beritajatim.com) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa Budi Setiawan, mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur. Budi Setiawan diperiksa sebagai saksi dalam kasus Suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2018.

“Penyidik mengklarifikasi bukti-bukti yang telah didapatkan saat penggeledahan di Jatim sebelumnya dan mendalami Informasi anggaran provinsi untuk Kabupaten Tulungagung sebagai bagian dari alokasi Bantuan Keuangan dari Provinsi ke Kab/Kota,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (19/7/2019).

Febri menyebut, sebelumnya, saksi pernah diperiksa di Surabaya dan hari ini merupakan pemeriksaan lanjutan. “Diperiksa untuk tersangka SPR (Supriyono) Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung,” ujar Febri.

Sebelumnya, KPK menggeledah lima lokasi di Jawa Timur terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Penggeledahan dilakukan di Kantor Badan Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Timur dan empat rumah pejabat dan mantan pejabat di lingkungan pemprov Jawa Timur dan juga anggota DPR RI.

Empat lokasi yang digeledah pada Kamis (11/7/2019), yakni Rumah Budi Juniarto (Mantan Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Toni Indrayanto (Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Budi Setiawan (Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim), dan Rumah Ahmad Riski Sadig (Anggota DPR RI dari PAN).

Dari 4 lokasi ini kami sita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam. “Penggeledahan dilakukan terkait dengan sumber dana APBD Tulungagung dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Timur,” kata Febri. [hen/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar