Hukum & Kriminal

Perempuan yang Antar Korban ke Oknum Dokter Cabul Diperiksa Polres Mojokerto

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait laporan dugaan kasus persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan oknum dokter terhadap anak dibawah umur. Yakni AN (30), perempuan yang mengantar korban ke tempat praktik oknum dokter, AND (60).

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima membenarkan, jika pihaknya memeriksa saksi yang pada panggilan sebelumnya tidak memenuhi panggilan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto. “Hari ini, masih pemeriksaan saksi,” ungkapnya, Rabu (27/11/2019).

Ada tiga orang saksi yang pada panggilan pertama, Sabtu (23/11/2019) dan Senin (25/11/2019) tidak datang. Perempuan yang mengantar korban yakni AN (30), kakak AN yakni Y dan istrinya, C. Namun hanya AN yang datang memenuhi panggilan Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto.

“Saksi yang pada panggilan Sabtu dan Senin kemarin tidak datang, kita periksa hari ini. Untuk visum sudah kita dapat tapi kita belum mendapatkan keterangan dari dokter yang mengeluarkan visum. Surat panggilan akan kami layangkan, tapi (untuk waktunya) tergantung kesediaan dari dokter yang memberikan keterangan visum,” katanya.

Kasat menambahkan, sebelumnya pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi yakni staf dan asisten oknum dokter. Tiga orang perempuan dan dua orang laki-laki masing-masing berinisial BT, IR, AF, IA dan SP. Kelimanya diperiksa pada, Senin (25/11/2019). [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar