Hukum & Kriminal

Perempuan Ini Nekat Jual Miras di Bulan Ramadan

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Bulan Ramadan seharusnya digunakan untuk meningkatkan amal ibadah. Namun perempuan yang bernama Milati Muniroh (45) malah berjualan minuman miras (Miras) di warung miliknya.

Berkedok menggunakan kios jamu STMJ agar tidak terjaring aparat gabungan. Muniroh nama panggilannya nekat berjualan miras di Jalan KH.Syafi’i Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik.

Praktik berjualan miras terungkap, berawal dari laporan masyarakat. Pasalnya, peredaran miras tersebut dikuatirkan dapat memicu masalah.

“Awalnya ada laporan dari masyarakat. Selanjutnya, kita lakukan penyelidikan dan benar ada penjualan miras,” ujar Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti, Kamis (29/04/2021).

Menurutnya, peredaran miras berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hasilnya, puluhan botol miras diamankan dalam razia gabungan tersebut.

“Menurut warga setempat, sudah berulangkali mendapat teguran. Akan tetapi, masih beroperasi. Sehingga akan ditutup untuk sementara waktu,” paparnya.

Sementara, Muniroh berdalih nekat menjajakan miras untuk mencukupi kebutuhan keluarga. “Setiap botolnya dapat keuntungan hingga Rp 50 ribu,” ujar ibu dua anak itu. Dalam semalam pun Milati mampu menjual sedikitnya 10 botol.

Perbuatan Milati pun tidak sesuai dengan Perda nomor 19 Tahun 2004 Tentang Larangan Peredaran Minuman Keras di wilayah Kabupaten Gresik. Dia pun terancam tidak bisa lagi membuka warung miliknya. Dalam pasal 9 peraturan tersebut, sanksi kurungan maksimal 3 bulan atau denda paling banyak Rp 6 juta sudah menanti. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar