Hukum & Kriminal

Peredaran Sabu di Kota Gresik Masih Marak

Gresik (beritajatim.com) – Peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kota Gresik masih marak. Hal ini terbukti, ada dua orang tersangka yang menjadi budak sabu diringkus di tempat yang berbeda.

Kedua pelaku tersebut antara lain M.Faisol Pranada (33) warga Jalan Dr.Soetomo Gang 12/1 Gresik, dan Amiruddin (30) warga Jalan RA.Kartini XX/69 Gresik.

Pelaku pertama, M.Faisol Pranada diringkus di Jalan Permata Raya Perum Graha Bunder Asri. Penangkapan M.Faisol merupakan hasil pengembangan tertangkapnya Wahyu Jaya Nugraha yang saat itu kedapatan membawa satu klip plastik berisi sabu. “Dia M.Faisol Pradana ditangkap saat rekannya Wahyu Jaya Nurgraha tertangkap dulu dan merupakan satu jaringan,” ujar Kasatreskoba Polres Gresik AKP Heru Kusnanto, Sabtu (25/10/2020).

Selain mengamankan tersangka lanjut Heru, juga disita sejumlah barang bukti. Antara lain sabu seberat 0,30 gram, satu buah ponsel, dan satu unit motor Honda Beat S 5769 MD.

Di tempat TKP yang berbeda masih kata Heru, anggotanya di lapangan juga mengamankan Amiruddin warga Jalan RA.Kartini XX/69 Gresik. Dari hasil penyidikan pelaku ini mengedarkan sabu seberat 0,29 dan 0,30 gram. “Pelaku kami tangkap di tempat tinggalnya berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan dan informasi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara pelaku Amiruddin mengaku dirinya mendapat sabu ini dari rekannya asal Surabaya. “Beli dari Surabaya lalu saya ecer lagi ke pembeli lain tapi sudah keburu tertangkap polisi,” katanya.

Atas perbuatannya itu, kini kedua pelaku tersebut meringkuk dibalik jeruji penjara dan dijerat dengan pasal 114 ayat (1)Subs Pasal 112 (ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar