Hukum & Kriminal

Peredaran Narkoba Turun Selama Pandemi Covid-19

Senam bersama Polres dan Pemkab Jombang dalam rangka peringatan HANI (Hari Anti Narkoba Internasional), Jumat (26/6/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Sat Resnarkoba Polres Jombang mengatakan bahwa peredaran narkoba mengalami penurunan selama pandemi Covid-19. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan menurunnya angka peredaran narkoba itu.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP M Mukid menyebut sejumlah faktor itu. Di antaranya, turunnya daya beli, kemudian juga efek dari program kampung tangguh semeru. Karena, setiap pergerakan pengedar dan pengguna terbatas akibat ketatnya penjagaan di masing-masing wilayah
desa.

“Adanya kampung tangguh juga mempengaruhi penurunan peredaran narkoba. Karena para pengedar narkoba gerakannya terbatas. Sebab adanya kampung tangguh semeru,” ujar Mukid saat peringatan HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) di pendapa Pemkab Jombang, Jumat (26/6/2020).

Mukid mengatakan, selama periode Januari hingga Juni 2020, pihaknya berhasil mengungkap 90 kasus, dengan 96 tersangka. Khusus tahun ini, lanjut Mukid, ada kecenderungan peningkatan konsumsi narkoba jenis pil koplo dibandingkan sabu dan ineks. “Sebab pil koplo harganya lebih terjangkau, sedangkan pemakainya didominasi usia produktif,” sambungnya.

Sementara itu, peringatan HANI 2020, Polres dan Pemkab Jombang menggelar senam bersama dan membagikan vitamin C, telur dan susu kemasan. Senam massal itu diikuti jajaran Muspida dan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta para perwira di jajaran Polres Jombang. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar