Hukum & Kriminal

Perangi Narkoba, Peran Keluarga Sangatlah Penting

Pengamanan 100 kg sabu yang dipimpin langsung oleh AKBP Memo Ardian Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya belum lama ini. (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Surabaya sudah menjadi kota besae yang diincar para pelaku penyalahgunaan narkotika. Menurut catatan beritajatim.com, setidaknya ada 11 juta pil koplo dan 130 kilogram lebih narkoba diamankan dalam kurun waktu kurang dari setahun.
Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, sebagi kota besar Surabaya butuh peran warga melawan narkoba. Baik peran secara khsuus maupun umum yang ditujukan ke generasi muda.

“Peran khusus ini adalah komunitas atau kelompok melawan narkoba. Peran umum adalah orangtua secara langsung menjelaskan ke anak cucuknya untuk menghindari narkoba. Sebab selain membuat pemakai narkoba kecanduan dan bahkan overdosis. Narkoba juga bisa merusak otak, semangat dan juga pola pikir pemakai maupun pengedar barang haram ini,” jelasnya kepada beritajatim.com, Senin (25/5/2020).

Lebih lanjut Memo memaparkan, untuk memerangi narkoba juga harus mendapatkan peran khusus dari kampung. Dengan begitu, memerangi narkoba tidak hanya dari pihak kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN).

Baginya, selain menindak pelaku, pencegahan secara persuasif sangat perlu. Sebab peran serta masyarakat dan juga keluarga sangatlah penting.

“Persuasif ini penting karena keluarga dan tetangga adalah orang terdekat pelaku pengedar maupun pemakai narkoba. Maka kita harapkan masyarakat bisa bersama membangun pola pikir dan prinsip melawan narkoba ini,” tandasnya. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar