Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Penyelenggara Dangdutan di Tengah PPKM Darurat Jalani Swab Test di Polres Malang

Malang (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Malang kembali melanjutkan pemeriksaan pada sejumlah warga Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, yang diduga melanggar protokol kesehatan dengan menggelar acara dangdutan di tengah masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 saat ini.

Dalam pemeriksaan lanjutan Senin (9/8/2021) siang hari ini, sedikitnya 10 orang yang terlibat acara dangdutan itu dilakukan Swab Test di Poliklinik Kesehatan Polres Malang. Ikut menjalani Swab Test yakni Kades Gading, Suwito. Selain Suwito, istri dan anaknya berinisial YES turut menjalani Swab.

Hanya saja, pemain musik yang terekam dalam gelaran dangdutan tanpa menerapkan Prokes Covid-19 saat acara berlangsung, tidak hadir. Usai di Swab Test, Suwito berdalih acara musik itu hanya syukuran kecil bersama keluarganya.

“Bukan acara musik yang besar, itu hanya syukuran keluarga saja. Yang main musik ya teman teman anak saya. Kalau alat musiknya punya saya,” kata Suwito, Senin (9/8/2021) siang usai menjalani Swab Test.

Suwito mengaku alat musik itu di mainkan dari pada rusak dan menganggur. “Acara itu kan syukuran keluarga saya, hanya keluarga dekat 15 orang lah. Kemudian dari pada alat musiknya nganggur, terus dimainkan. Waktunya mulai pukul 20.00 wib sampai pukul 22.00 wib saja kok,” beber Suwito.

Suwito juga membantah jika selama proses acara tersebut, dirinya bersama keluarga sudah menerapkan protokol kesehatan. “Kita pakai protokol kesehatan kok, di depan juga ada air dan cuci tangan. Hanya saja, terlihat tidak memakai masker karena saat itu selesai makan dan merokok,” ujarnya.

Suwito juga mengaku tidak tahu siapa orang yang pertama kali mengunggah video dangdutan launching cafe milik anaknya. “Saya sempat telusuri yang mengunggah video itu siapa, ternyata akunnya itu bodong. Kalau yang menyebarkan dari teman teman anak saya kayaknya gak mungkin juga. (yog/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar