Hukum & Kriminal

Penyekatan Pemudik di Gresik Lengang

Gresik (beritajatim.com) – Hari ketiga pemberlakuan penyekatan terhadap pemudik yang melintas di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik yang berbatasan dengan Lamongan relatif lengang.

Kendati lengang, aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Gresik terus memantau arus lalu lintas di jalan raya pantura.

Sesuai aturannya, penyekatan larangan mudik terus dilakukan hingga 17 Mei 2021. “Kegiatan ini dalam rangka operasi Ketupat Semeru 2021. Harapannya lebaran tahun ini tidak menjadi cluster baru Covid-19,” ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Sabtu (8/05/2021).

Perwira menengah itu, mengimbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan lalai menerapkan anjuran pemerintah untuk mencegah lonjakan kasus.

Hingga hari ketiga pemberlakuan larangan mudik di perbatasan Lamongan – Gresik yakni di Pos Pam Check Point Terpadu Desa Pandanan Duduk Sampeyan, arus lalin terpantau lengah.

Hanya Belasan kendaraan pemudik bandel terpaksa diputar balikkan kearah keberangkatan. Salah satunya travel jurusan Surabaya yang mengangkut belasan pelajar dari Rembang, Jawa Tengah. “Masyarakat yang tidak bisa menunjukkan surat pengantar kerja dan dokumen pendukung lainnya, harus rela diputar balik oleh petugas,” ungkap Arief.

Dirinya juga mewanti-wanti anggotanya jangan sampai sakit. Tetap jaga kesehatan untuk terus bisa melayani masyarakat. “Jangan sampai sakit tetap semangat, ini kami beri vitamin untuk tiap personel yang jaga,” tandasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar