Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Penuhi kebutuhan Hidup, Tukang Rongsokan Nekat Jual Sabu

Surabaya (beritajatim.com) – Gegara memenuhi kebutuhan hidup, Arif (47), warga Jalan Keputih yang sehari-hari menjadi pengepul rongsokan nekat menjadi penjual sabu-sabu. Sayangnya, aksi nekat Arif membuat ia merasakan dinginnya jeruji besi setelah ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Lakarsantri, pada Rabu (08/09/2021).

Di hadapan media, tersangka Arif mengaku sebelumnya bekerja sebagai pengepul rosokan. Namun karena pendapatan menurun, pekerjaan itu ditinggalkannya 6 bulan lalu. “Hasil jualan sabu untungnya untuk kebutuhan sehari-hari. Anak empat saya,” ungkap Arif sambil menutupi mukanya.

Kompol Arif Sasmita, Kapolsek Lakarsantri menjelaskan bahwa dari tangan tersangka, polisi menyita 18 paket serbuk haram yang dibungkus dalam paket hemat. “Barang bukti disita 18 poket sabu dengan berat total 5,52 gram, ada juga timbangan elektrik,” kata Kapolsek Lakarsantri Kompol Arif Sasmita Mahari didampingi Kanit Reskrim Iptu Suwono.

Lebih lanjut, Kompol Arif menjelaskan bahwa aksi tersebut bisa terbongkar karena pihaknya mendengar informasi dari masyarakat. Polisi yang mendapatkan informasi lantas melakukan penyelidikan dan penyergapan tersangka di rumahnya pada Rabu (8/9) pukul 22.00.

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menyita barang bukti 18 poket sabu serta timbangan elektrik. Tersangka juga mengaku bahwa barang haram tersebut ia dapat dari temannya. “Tersangka mengaku membeli dari temannya. Setiap satu gram dibeli Rp 1,1 juta,” tambahnya.

Setelah dibeli, sabu-sabu itu dipecah atau dikemas ulang menjadi paket hemat. Oleh tersangka kemudian dijual kembali dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. “Yang bersangkutan sudah mengedarkan sejak enam bulan lalu,” tegasnya. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar