Hukum & Kriminal

Penipuan Gadaikan Kendaraan Rental di Ponorogo, Polisi Tangkap 2 Tersangka

Tersangka Verayanti Wahyusari yang melakukan penipuan dengan menggadaikan mobil rental yang disewanya. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kasus penipuan dengan modus menyewa kendaraan rental marak di Ponorogo. Setidaknya ada 2 kasus penipuan dan penggelapan yang diungkap jajaran Polres Ponorogo terkait modus menyewa tersebut.

Kasus pertama yakni tindak pidana penipuan atau penggelapan satu unit mobil pick up Grandmax, dengan tersangka Verayanti Wahyusari (42), warga Desa Somoroto Kecamatan Kauman Ponorogo. Kasus ini bermula saat tersangka menyewa mobil pick up dengan nomor polisi AE 8035 SH itu dari korban yang bernama Supriyadi yang beralamat di salah satu perumahan di Kelurahan Tambakbayan Ponorogo. Disepakati oleh kedua belah pihak, kalau biaya sewanya Rp 150 ribu per hari dan dilakukan penyewaan selama 10 hari.

“Setelah lewat 10 hari, mobil tidak kunjung dikembalikan, merasa ditipu korban melapor kepada kami,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Muchammad Nur Azis, Senin (12/4/2021).

Berkat informasi dari korban, petugas berhasil meringkus tersangka. Dari pengakuannya, tersangka ternyata menggadaikan mobil pick up tersebut, kepada seseorang yang beralamat di Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan.

“Tersangka mengaku uang hasil menggadaikan mobil pick up ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” katanya.

Setelah mobil rental digadaikan penyewanya, kini sepeda motor rental juga tak luput jadi sasaran. Korbannya Muhammad Gufron, warga Desa Madusari Kecamatan Siman, yang menyewakan motor mega pro miliknya kepada Imam Maulana, warga dari Kabupaten Bangka yang tinggal di Ponorogo. Tersangka yang berumur 25 tahun itu, menggadaikan sepeda motor yang ia sewa, kepada seseorang yang dikenalnya di media sosial. Tersangka menggadaikan motor tersebut senilai Rp 2 juta.

“Korban menyewakan sepeda motornya kepada tersangka pada pertengahan bulan Maret lalu, dengan perjanjian sewa Rp 50 ribu per hari,” kata Kapolsek Siman IPTU Yoyok Wijanarko, Senin (12/4/2021).

Setelah 4 hari, sepeda motor tidak kunjung dikembalikan. Korban pun menghubungi, dan tersangka menyatakan akan memperpanjang sewanya. Batas waktu perpanjangan sewa sudah lewat, namun sepeda motor masih tidak kunjung kembali.

“Korban menelepon tersangka, namun nomor HP-nya sudah tidak aktif. Akhirnya korban melaporkan ke Polsek Siman,” katanya.

Dari hasil lidik, IPTU Yoyok memyebut pihaknya berhasil menangkap tersangka. Tersangka mengaku sepeda motor itu sudah digadaikan Rp 2 juta kepada seseorang yang dikenalnya di media sosial. Dari pemeriksaan tersangka, hasil sepeda motor yang digandai untuk kebutuhan sehari hari.

“Jadi tersangka Imam Maulana ini ke Ponorogo niatnya mau mencari kerja, tetapi belum mendapatkan pekerjaan. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya akhirnya melakukan penipuan dengan modus menyewa sepeda motor rental untuk digadaikan,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar