Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Penipuan Berkedok Bansos Terjadi di Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Puluhan warga Desa/Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, menjadi korban penipuan berkedok bantuan sosial pemerintah oleh terduga pelaku berinisial F. Bahkan, para korban dimintai sejumlah uang agar bisa masuk daftar penerima bantuan tersebut.

Salah satu korban adalah Mutmainah atau biasa disapa Mut yang mengatakan, jika aksi itu terjadi pada 11 Agustus 2021 lalu. Ia beserta puluhan warga diminta untuk menyetorkan dana oleh salah satu warga setempat.

“Jadi penipuan tersebut digagas oleh F yakni pacar adik R yang berinisial A. Jadi F ini meminta R untuk mengajak masyarakat mendaftar menjadi penerima bansos,” ungkapnya, Senin (13/9/2021).

Ia mengatakan, puluhan warga lain diminta untuk membayar Rp 250 ribu dengan iming-iming akan mendapatkan bantuan uang Rp 700 ribu setiap tiga bulan sekali. “Kami juga dijanjikan mendapat sembako setiap bulan. Makanya banyak yang tertarik karena akan balik modal dan mendapat keuntungan,” jelasnya.

Namun, setelah setiap warga menyerahkan uang Rp 250 ribu tersebut, F tidak ada kabar. Bahkan hingga 14 hari setelah uang dibayarkan, F tidak kunjung memberikan kepastian. “Kami akhirnya menanyakan pada R, karena R yang berkontak langsung dengan kami. Ternyata R dan A (adiknya) ini juga ditipu oleh F,” lanjutnya.

Akibatnya, R harus menanggung kerugian dan mengganti uang yang sudah dibayarkan oleh puluhan warga tersebut. Sementara uang yang sudah dikumpulkan itu, telah dibawa kabur oleh F. “Kami sudah mendapatkan pengembalian uang tersebut dan kami tidak melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun, kami harap pengalaman ini tak memakan korban lain,” imbuhnya.

Diketahui, sebanyak 38 warga Labang menjadi korban penipuan berkedok bansos. Sayangnya, Mut beserta puluhan warga lain juga tak mengetahui keberadaan F saat ini.[sar/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar