Hukum & Kriminal

Penipu Dokter Muda di Ponorogo Ngaku Pegawai Jasa Marga, Aslinya Pengangguran

ponorogo
Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudi Kurnia saat menanyai tersangka SA. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Bujuk rayu SA, tersangka penipuan terhadap dokter muda berinisial DW yang bertugas di salah satu rumah sakit di Kabupaten Ponorogo bisa dibilang lihai. Bagaimana tidak, seorang dokter pun bisa dikelabui hingga akhirnya bisa ditipu dan berhasil membawa kabur mobil korban.

Kepada korban DW, tersangka yang merupakan pengangguran asal Kabupaten Jember itu mengaku sebagai pegawai di Jasa Marga di Gresik. “Tersangka SA ini lihai dalam soal bujuk rayu. Dia mengaku sebagai pegawai Jasa Marga kepada korban DW. Padahal aslinya tersangka ini pengangguran,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudi Kurnia, Rabu (25/01/2023).

Dalam penyelidikan terhadap SA, polisi mendapati bahwa penipuan yang menyasar kepada perempuan-perempuan ini sudah dilakukan beberapa kali oleh tersangka. Berdasarkan keterangannya, tersangka juga melakukan penipuan di Kabupaten Tulungagung dan Blitar.

Baca Juga: Tertipu Teman Kencan dari Aplikasi Tinder, Mobil Dokter Muda Ponorogo Amblas

Modus yang digunakan pun sama, yakni melakukan perkenalan lewat aplikasi kencan atau pertemanan tinder. Sehingga tersangka pun merupakan residivis dengan kasus yang sama. “Sebelumya SA sudah melakukan penipuan di Tulungagung dan Blitar dengan modus serupa. Yakni melalui aplikasi kencan atau biasa disebut aplikasi hijau,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Nganjuk itu.

Untuk diketahui, DW yang merupakan dokter muda di Ponorogo menjadi korban penipuan dari teman kencan yang baru dikenalnya dari aplikasi pertemanan tinder. Teman kencan korban yang berinisial SA itu pun berhasil membawa kabur mobil korban. Tersangka beralasan bahwa mobilnya mengalami kerusakan usai terlibat kecelakaan.

Sehingga setelah bertemu itu, SA meminta izin untuk meminjam mobil korban, untuk melihat mobilnya yang rusak di bengkel. “Usai bekerja di rumah sakit, korban pun menghubungi tersangka namun tidak bisa. Nomor handphone dokter muda Ponorogo ini sudah diblokir oleh tersangka. Merasa ditipu, korban lapor kepada kami,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar