Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Pengurus Demokrat Laporkan ASN Lamongan, Kapolres: Masih Kami Dalami

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana SIK, saat diwawancarai di Mapolres Lamongan

Lamongan (beritajatim.com) – Ada pengaduan dari sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat terkait dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara di Lamongan. Kepolisian Resor (Polres) Lamongan saat ini masih melakukan pendalaman.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menyatakan, pihak kepolisian masih mempelajari pengaduan masyarakat terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh oknum ASN terhadap Partai Demokrat, tak terkecuali SBY dan AHY.

“Kami memang telah menerima aduan dari masyarakat terkait pencemaran nama baik, untuk itu kami masih mengumpulkan bahan keterangan, apakah bahan tersebut benar adanya, yang jelas kami masih melakukan pendalaman,” ungkap AKBP Miko kepada wartawan, Kamis (26/8/2021), di Mapolres Lamongan.

Lebih jauh, AKBP Miko menyampaikan, selain menunggu laporan resmi dari korban, pihak kepolisian juga akan meminta keterangan lebih lanjut dari pelapor. Selanjutnya dilakukan gelar perkara dan penilaian terhadap unsur-unsurnya, yakni apakah memenuhi pasal-pasal yang disangkakan atau tidak.

Sehubungan dengan hal itu, AKBP Miko menuturkan bahwa sampai saat ini kepolisian belum melakukan pemanggilan atau pemeriksaan kepada terlapor. “Kami belum bisa menyampaikan perkembangannya sampai sejauh mana. Nanti jika sudah saatnya, setiap perkembangan akan kami sampaikan ke rekan-rekan wartawan,” tuturnya.

Sementara itu, Sugeng Santoso, salah satu pengurus DPC Partai Demokrat Lamongan yang melaporkan oknum ASN tersebut memaparkan, oknum ASN itu diduga telah melakukan pencemaran nama baik SBY dan AHY. Selain itu, lanjut Sugeng, pihaknya juga akan terus menanyakan perihal perkembangan aduannya itu ke Polres Lamongan.

“Besok kami berencana menanyakan perkembangan aduan itu ke Polres Lamongan. Bagaimanapun, unggahan yang ditulis oleh oknum ASN yang bersangkutan sangat merugikan Partai Demokrat,” kata Sugeng Santoso yang juga wakil ketua DPC Partai Demokrat Lamongan ini.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Selasa (24/8/2021) yang lalu, sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat Lamongan didampingi kuasa hukum yang ditunjuk, telah melaporkan seorang ASN Lamongan berinisial FH ke Kepolisian.

Hal tersebut dilakukan karena unggahan-unggahan dari FH di akun media sosialnya dinilai mengarah pada ujaran kebencian dan hoax. Padahal, Sugeng mengaku, beberapa pengurus Partai Demokrat Lamongan telah mengingatkan kepadanya berulang kali. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar