Hukum & Kriminal

Penghuni Lapas Bojonegoro Overloads

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jumlah penghuni empat blok di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro mengalami overload. Kondisi tersebut membuat petugas yang jaga harus melakukan pengawasan lebih ekstra.

Kepala Lapas Kelas II A Bojonegoro, Bambang Haryono mengatakan, adanya kelebihan penghuni tersebut membuat empat blok yang seharusnya hanya berkapasitas 40 sampai 50 orang bisa dihuni oleh 100 orang.

Bambang mengatakan, Lapas Bojonegoro sebenarnya berkapasitas 205 orang. Sedangkan per tanggal 7 Januari 2019 ini ada sebanyak 436 penghuni. Dari jumlah itu, rinciannya Nara Pidana sebanyak 342 orang dan Tahanan sebanyak 94 orang.

“Untuk menyiasati padatnya hunian, dilakukan percepat program asimilasi, program pembinaan pembebasan bersyarat, remisi, dan memindahkan Napi ke lapas lain untuk kasus tinggi,” ujarnya, Senin (7/1/2019).

Bambang menambahkan, mayoritas penghuni Lapas Bojonegoro ini merupakan kasus narkoba dan kriminal umum. Kasus kriminal umum yang paling banyak perjudian dan pencurian. “50 persen narkoba dan 50 kriminal umum,” ujar mantan Kalapas Medaeng, Sidoarjo itu. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar