Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Penghujung Tahun, Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Polres Ponorogo Turun

Pemusnahan barang bukti narkoba dengan cara diblender. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Menjelang tutup tahun, kasus penyalahgunaan narkoba di bumi reyog cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Jika di tahun 2020 ada 75 kasus, tahun ini kasus penyalahgunaan narkoba turun menjadi hanya 40 kasus.

“Kasus narkoba tahun ini, turun sebanyak 46,6 persen. Tahun lalu ada 74 kasus, sedangkan sekarang hanya 40 kasus,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo, Kamis (30/12/2021).

Berbanding lurus dengan penurunan kasus, jumlah tahanannya pun juga turun. Data dari Satuan Reserse Narkoba Polres Ponorogo, jumlah tahanan tahun ini ada 44 orang. Jumlah itu turun sebanyak 45 persen dari jumlah tahun lalu sebanyak 80 orang. “Jumlah tangkapan tersangkanya juga turun, tahun 2020 ada 80 orang, sedangkan tahun ini sebanyak 44 orang,” katanya.

Namun, untuk barang bukti kasus narkoba, ada peningkatan. Hanya barang bukti pil dobel L yang mengalami penurunan jumlah. Untuk barang bukti narkoba jenis shabu, tahun 2020 lalu petugas polisi hanya menyita shabu seberat 23,4 gram. Sementara tahun ini, polisi sudah mengamankan barang bukti seberat 60,16 gram shabu. Untuk ganja, tahun ini polisi bisa mengamankan 41,23 gram, sedangkan tahun lalu hanya 4,12 gram.

“Untuk Pil dobel L atau obat daftar G tahun 2020 sebanyak 45.382 butir. Tahun 2021 turun, petugas hanya menyita 12.451 butir Pil dobel L,” katanya.

Catur menyebut pihaknya tetap berkomitmen penuh dalam pemberantasan narkoba di Ponorogo. Usaha yang dilakukan oleh Polres Ponorogo, salah satunya sering melaksanakan sosialisasi pembinaan dan penyuluhan bahaya Narkoba di sekolah-sekolah. Selain itu juga mengadakan talkshow tentang bahaya narkoba. Dia menambahkan jika banyak kasus narkoba yang menyangkut usia 15 tahun keatas. Dimana usia tersebut adalah usia emas untuk jenjang pendidikan. “Sangat sayang apabila generasi penerus bangsa Indonesia harus dirusak oleh penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar