Hukum & Kriminal

Penggelapan Motor di Gresik, Pelaku Pasutri Asal Jombang

Gresik (beritajatim.com) – Satuan Reskrim Polsek Driyorejo, Gresik menangkap pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Jombang.

Kedua pasutri itu adalah I Gede Bagus (41) dan Sholikati (29). Mereka melakukan penggelapan terhadap motor Honda Scoopy nopol S 4332 OU milik Alan Frans Wijaya di sebuah warung kopi di Desa Mojosari, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

“Motor Honda Scoopy warna silver S 4232 OU ini berhasil digondol pasutri ini di sebuah warung kopi,” tutur Kapolsek Driyorejo, Kompol Wavek Arivin, Jumat (7/08/2020).

Vawek menambahkan, usai mendapat laporan ada kasus penggelapan, Anggotanya langsung melakukan penyelidikan. Kedua pelaku ini merupakan pasutri asal Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Jombang.

“Selama satu minggu anggota saya memburu kedua pelaku yang terkenal licin dan gemar berpindah-pindah tempat,” imbuhnya.

Suatu saat, kata Vawek, anggotanya mengendus keberadaan kedua pelaku di rumah kos yang berada di Sidoarjo.

“Saat berada di Sidoarjo, anggota di lapangan langsung meluncur ke TKP dan tidak lama kemudian menangkap pelaku di tempat kosnya di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo,” katanya.

Selain mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy S 4232 OU milik korban, dari tangan tersangka, petugas mendapati satu buah dompet. Dompet berwarna coklat itu berisi satu buah kartu Indonesia Sehat (KIS) atas nama korban.

Kini kedua pasutri itu mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Driyorejo. Keduanya dijerat dengan Pasal 378 KHUP. Ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar