Hukum & Kriminal

Kena Tilang

Pengendara Ini Dibayari Polisi Naik Ojol untuk Ambil SIM dan STNK

Gresik (beritajatim.com) – Banyak kejadian unik saat pelaksanaan ‘Operasi Patuh Semeru 2019’ yang digelar Satlantas Polres Gresik. Kemarin (30/9), ada siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gresik yang kena tilang sambil menangis tersedu-sedu. Kali ini ada kejadian unik lagi yang dialami oleh Sundari Lusiana (30) warga asal Kompleks Sidotopo VI/25 Surabaya yang juga berprofesi sebagai karyawan swasta.

Lusi nama panggilannya sehari-hari tidak menyangka di sekitar indekost-nya Jalan Mayjen Sungkono Gresik, ada razia Operasi Patuh Semeru 2019. Dengan percaya diri Lusi yang saat itu mengendarai motor Honda Vario L 3057 SQ tanpa mengggunakan helm.

Saat melintas, tiba-tiba di depannya Lusi kaget sudah di-stop oleh Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik, Ipda Suryono. Dengan wajah pucat pasi, Lusi tetap meminta kepada anggota polisi itu agar tidak menilangnya. Sebab, terburu-buru hendak masuk kerja.

“Mohon pak polisi jangan ditilang tempat kerja cuma beberapa meter. Inipun terburu-buru mau masuk kerja,” ujar Lusi kepada Ipda Suryono, Jumat (30/08/2019).

Sewaktu ditanya kenapa tidak mengenakan helm dan tidak membawa SIM serta STNK saat berkendara, Lusi menjawab tempat kerjanya tidak jauh dari kost.

“Jarak tempat kerja dan indekost saya dekat, Pak Polisi,” imbuhnya.

Tak mau berlama-lama berdiskusi, Ipda Suryono akhirnya tetap menilang pengendara motor tersebut. Bahkan, Lusi dinaikkan ojek online (Ojol) untuk mengambil SIM dan STNK kendaraannya sambil dibayari oleh Ipda Suryono.

“Ayo diambil dulu di tempat kost-nya lalu balik lagi ke sini, dan tetap ditilang karena melanggar peraturan lalu lintas tidak mengenakan helm, SIM serta tidak membawa STNK,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019 untuk menekan kecelakaan lalu lintas. Ada delapan sasaran yang menjadi prioritas pelanggaran. Diantaranya, menindak pengendara motor di bawah pengaruh narkoba atau miras, pengendara di bawah umur dan pengendara menggunakan ponsel.

Selanjutnya, pengendara yang tidak mengenakan helm standart, pengendara yang mengemudi melebihi batas kecepatan, pengendara melawan arus, pengemudi kendaraan roda empat yang tidak memakai safety belt dan penggunaan rotator. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar