Hukum & Kriminal

Pengedar Sabu Asal Bojonegoro Diringkus di Driyorejo Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Mohammad Elvin Edi Saputra (21) pemuda asal Dander, Bojonegoro hanya bisa menerawang kosong di balik jeruji penjara. Edi tertangkap mengedarkan sabu lalu diringkus tim Satreskoba Polres Gresik di warung kopi Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kronologis penangkapan pengedar sabu ini berkat informasi masyarakat di warung kopi dekat Kantor PLN Desa Semambung, Driyorejo Gresik ada transaksi narkoba.

Berawal dari info tersebut, anggota Satreskoba Polres Gresik melakukan penyelidikan. Usai diselidiki mengarah ke Mohammad Elvin Edi Saputra. Tanpa berpikir panjang, petugas meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, mengamankan tersangka beserta barang buktinya.

“Dari tangan tersangka kami mengamankan sabu 0,31 gram, satu buah ponsel serta satu unit motor Honda Supra Fit N 5219 TO tanpa STNK,” ujar Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Herry Kusnanto, Rabu (27/01/2021).

Akibat perbuatannya itu, kini Mohammad Elvin Edi Saputra meringkuk di penjara. Pemuda asal Bojonegoro itu juga dijerat dengan pasal pasal 114 ayat (1)Subs Pasal 112 (ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Seperti diberitakan, peredaran narkoba jenis sabu sangat meresahkan bagi masyarakat Gresik. Khususnya, di daerah Driyorejo. Wilayah kecamatan yang berbatasan dengan Surabaya dan Sidoarjo tersebut menjadi target bandar kelas teri maupun pengedar.

Tidak heran jika, Driyorejo selalu dijadikan basis peredaran mengingat di daerah tersebut masyarakatnya sangat heterogen. Kondisi ini menjadi sasaran empuk bagi bandar narkoba karena leluasa mengedarkan barang haram tersebut.

Berkali-kali Satreskoba Polres Gresik meringkus bandar maupun pengedar di Driyorejo. Meski bukan skala besar tangkapan ini diharapkan bisa meminimalisir penyalahgunaan narkoba. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar