Hukum & Kriminal

Pengedar 1.000 Pil Koplo di Kepanjen Malang Tertangkap

Malang (beritajatim.com) – Satuan Reserse Narkoba Polres Malang meringkus seorang pengedar pil dobel L atau pil koplo. Seribu butir pil koplo diamankan dari tangan tersangka.

Pelaku yakni Yusuf Khoiruddin (28), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Tersangka diringkus di sebuah rumah di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Jumat (8/11/2019) lalu.

Sebelum menangkap Yusuf, polisi terlebih dahulu meringkus Choirul Anam. Menurut keterangan yang diperoleh dari Anam, akhirnya polisi menangkap Yusuf.

“Tersangka ditangkap saat akan mengantarkan seribu pil dobel L ke rumah Choirul Anam. Menurut keterangan tersangka, pil itu didapat dari T, dan T ini masih dalam pengejaran petugas,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Malang, AKP Anton Widodo, Senin (18/11/2019) siang.

Anton menambahkan, tersangka Yusuf membeli pil koplo seharga Rp 750 ribu per seribu butir. Dia lalu menjual kembali dengan harga Rp 850 per seribu butir.

“Dia tidak ecer, jadi per seribu butir itu keuntungan dia Rp 100 ribu. Dia ngakunya baru tiga bulan. Dijualnya di sekitar Kepanjen sini,” terangnya.

Sementara itu, menurut pengakuan tersangka Yusuf, selain dijual, dia juga mengkonsumsi sendiri pil koplo tersebut. Dia juga mengaku hanya mengedarkan pil koplo tersebut diantara rekan-rekannya saja.

“Transaksinya di Jalan Ijen, ketemu disana, ambil barangnya. Ya kenalnya (dengan T) pas ngopi-ngopi. Enggak, enggak ke pelajar, sama teman saja,” tutur Yusuf.

Akibat perbuatannya, pria mengaku bekerja sebagai sopir angkutan barang itu bakal dijerat pasal 196 subsider pasal 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar