Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Pengakuan Tersangka, Sabu Didapat dari Sampang

Sumenep (beritajatim.com) – Aparat Kepolisian masih berusaha mengungkap, darimana tersangka Hidayatur Rahman (31), warga Desa Angon Angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, mendapatkan narkotika jenis sabu sebanyak 67,39 gram.

“Saat diinterogasi, tersangka mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seseorang di Sampang. Namun dia mengaku tidak tahu itu siapa, karena hanya tahu nomer hand phone nya. Peredaran sabu memang sering menggunakan sistem terputus atau tidak saling mengenal,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (05/01/2022).

Aparat Polsek Kangean menyita narkotika jenis sabu sebanyak 67,39 gram. Sabu tersebut disita dari Hidayatur Rahman (31), warga Desa Angon Angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Sabu itu disimpan tersangka di rumahnya. Tersangka ditangkap di dalam kamar saat menimbang dan membungkus sabu ke plastik klip kecil.

“Tersangka mengaku sabu itu dikirim melalui kapal laut. Setelah itu, tersangka menjualnya secara eceran. Rencananya, sabu yang diecer itu akan dikirim ke Pulau Sapeken,” ungkap Widiarti.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 8 poket sabu dengan berat kotor seluruhnya 67,39, kemudian 3 plastik klip warna bening bekas bungkus narkotika jenis sabu,1 unit HP, 1 boks plastik klip warna bening, 1 timbangan elektrik, 1 botol air minera berisi 3 pipet kaca, kemudian juga ada 5 pipet kaca yang lain, 1 sendok takar terbuat dari sedotan plastik, 1 korek api gas, 2 lakban cokelat, dan 1 plastik warna hitam terdapat kertas pengiriman ekspedisi.

“Saat ini tersangka berikut barang bukti diamankan di Polsek Kangean. Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009, tentang narkotika,” terang Widiarti. [tem/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar