Hukum & Kriminal

Merasa Ada Kejanggalan

Pengacara PT Antam Ajukan Banding

Surabaya (beritajatim.com) – Harry Ponto selaku kuasa hukum PT Aneka Tambang (Antam Tbk) resmi mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang diketuai Martin Ginting. Dalam amarnya Hakim mengabulkan gugatan Budi Said atas 1,136 ton emas batangan.

Menurut Harry, ada sejumlah kejanggalan dalam rangkaian persidangan. Berdasarkan sejumlah berkas dan fakta persidangan yang telah didapatkan bahwa penjualan emas kepada penggugat (Budi Said) sudah sesuai prosedur yang ada. “Saat ini tim kami sudah di Surabaya untuk melakukan proses banding,” ujarnya, Kamis (21/1/2021).

Masih kata Harry, emas yang diterima pihak penggugat sudah sesuai dengan harga yang dibayarkan. Ia pun menyesalkan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya justru menghukum pihaknya. “Ini kan sebetulnya karena penggugat yang teriming-imingi diskon dari oknum tak bertanggung jawab,” tandasnya.

Pihaknya akan meneliti kembali kasus ini dengan sungguh-sungguh karena kasus ini berpotensi merugikan keuangan negara. Sebelumnya, kuasa hukum Budi Said, Ening Swandari, mengaku masih akan menunggu pemberitahuan secara resmi dari juru sita PN Surabaya.

“Kami masih menunggu pemberitahuan secara resmi dari juru sita pengadilan, kalau memang sudah ada kami akan ada persiapan. So far, belum ada persiapan apa-apa,” ujarnya, Senin (18/1/2021) kemarin.

Tak hanya itu, pihaknya akan mempertahankan sebagaimana bukti-bukti yang kami disampaikan dan pertimbangan hakim. Diketahui, Budi Said menggugat PT Antam Tbk akibat ada selisih jumlah emas batangan yang dia beli dengan yang dia terima. Dalam gugatannya Budi Said meminta agar majelis hakim PN Surabaya menghukum PT Antam Tbk membayar kerugian sebesar Rp 817.465.600.000.

Menurut Budi Said, nilai sebanyak itu merupakan kerugian setara dengan nilai harga emas batangan Antam Tbk Lokasi Butik Emas LM-Surabaya Pemuda seberat 1.136 kilogram, yang nantinya nilai ganti rugi tersebut disesuaikan lagi dengan fluktuasi nilai emas dari pengumuman website resmi Antam melalui situs www.logammulia.com.

Selain menggugat PT Antam Tbk, Budi Said juga menggugat sejumlah pihak diantaranya, Kepala BELM Surabaya I Antam, Endang Kumoro, Tenaga administrasi BELM Surabaya I Antam, Misdianto, General Trading Manufacturing and Service Senior Officer, Ahmad Purwanto dan Eksi Anggraeni. [uci/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Coba Yuk, Snack Berlumur Saus Hummus

Rela Tinggalkan Dokter Spesialis

Ngobrol dengan Komunitas Berbagi di Surabaya