Hukum & Kriminal

Pengacara Hotman Paris Somasi Penyebar Hoax

Jakarta (beritajatim.com) – Pengacara kondang Dr Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum. memberikan Somasi keras baik yang bersifat perdata maupun pidana kepada sejumlah pihak baik oknum perorangan ataupun oknum wartawan.

Menurut Hotman berita Viral (Hoax) seolah-olah sesudah debat capres kedua memberikan pernyataan Pers atau ungkapan atas Debat Capres Kedua khususnya terkait sindiran Bapak Jokowi atas tanah di Kalimantan yang diungkapkan di Debat Capres Kedua yang seolah lahan tersebut terkait dengan Pak Prabowo.

“Berita tersebut adalah hoax, karena saya tidak pernah diwawancarai oleh pihak manapun dan juga tidak pernah memberikan pernyataan atas Debat Capres Kedua, bahkan pada saat Debat Capres Kedua berlangsung pada hari Minggu, 17 Februari 2019,” kata Dr Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum.

Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum menambahkan masih berada di Denpasar Bali seperti dapat dilihat dari video-video yang di posting di Instagram Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum (@hotmanparisofficial).

“Pada saat Debat Capres Kedua berlangsung, saya sedang menghadiri pernikahan anak I Gusti Ngurah Anom (pengusaha oleh-oleh Bali) dan saya Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum. baru kembali ke Jakarta dengan pesawat Garuda pada siang hari,” tambahnya..

Perlu saya tegaskan bahwa pada tahun 2013 saya pernah menangani 4 (empat) perkara “Super Kakap” di Pengadilan Tata Usaha Negara di Samarinda melawan Churchill Mining PLC yang 4 (empat) perkara tersebut saya menangkan secara terus menerus dari tingkat pertama sampai tingkat PK.

Akan tetapi bukan perebutan lahan melainkan perkara tumpang tindih ijjn usaha pertambangan (IUP) dan pada saat itu saya mewakili perusahaan swasta yang pemiliknya bukan yang menjadi capres saat ini dan perkara tumpang tindih Ijin Usaha Pertambangan (IUP) tersebut tidak ada kaitannya dengan PT Kertas Nusantara karena perkara yang saya tangani berada di lokasi yang berbeda dan badan usaha yang berbeda.

Maka, diingatkan kepada semua oknum yang membuat berita Hoax tersebut agar segera menghentikan distribusi/mengedarkan berita Hoax tersebut dengan konsekuensi Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum., akan menempuh upaya hukum Perdata dan Pidana.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar