Hukum & Kriminal

Pengacara Abah Ipul Keberatan Dakwaan Jaksa KPK

Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Illah

Surabaya (beritajatim.com) – Samsul Huda, ketua tim penasehat hukum Saiful Ilah alias Abah Ipul mengaku tidak sepakat dengan dakwaan Jaksa. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan kliennya belum masuk pada tindak pidana korupsi.

“Ini bukan delik tindak pidana korupsi. Ingat, perbuatan itu antara Ibnu Ghopur dengan orang-orang yang ada di pengadaan barang dan jasa atau Unit Layanan Pengadaan (ULP),” ujarnya usai sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu (3/6/2020).

Dalam daksaan JPU disebutkan jika Abah Ipul didudukkan sebagai pesakitan setelah kontraktor Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi sebagai pihak yang memberikan suap divonis 1,8 tahun.

Dugaan korupsi ini terjadi ketika Saiful Ilah ditangkap petugas KPK dalam operasi tangkap tangan di Pendopo Sidoarjo pada 7 Januari 2020.

Saat itu, Saiful Ilah dianggap terbukti menerima uang suap secara bertahap hingga Rp 1,435 miliar sejak bulan Agustus 2019 sesuai dakwaan primer Pasal 12 huruf b Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan dakwaan alternatif Pasal 1 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar