Hukum & Kriminal

Penertiban Panti Pijat di Kota Kediri Diduga Bocor

Satpol PP Kota Kediri Periksa Perizinan Panti Pijat Akeno Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Petugas Satpol PP KOta Kediri melakukan penertiban sejumlah tempat hiburan dan panti pijat yang tidak berizin. Menyusul, adanya pengaduan dari masyarakat tentang dugaan tindak asusila dan layanan plus-plus dalam panti pijat tersebut.

Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri Agus Dwi Ratmoko menjelaskan, ada delapan tempat pijat yang terdata. Dari jumlah itu, empat diantaranya diketahui tidak memiliki izin usaha. Pihak Satpol PP melakukan penutupan paksa satu dari tempat pijat itu yakni, Panti Pijat Classic.

“Kemarin kita tutup paksa. Kita pasang segel dan ditutup pakai gembok dan mendorong yang bersangkutan (pemilik) untuk mengurus izin,” katanya disela penertiban di Panti Pijat Akeno Kediri, Kamis (9/1/2020). Panti pijat di Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren ini turut diperiksa izinnya oleh petugas.

Terhadap panti pijat yang melanggar aturan perizinan, kata Agus, pihaknya telah meluncurkan imbauan. Para pengelola diwajibkan memenuhi persyaratan izin dalam menjalankan usahanya tersebut. Namun, apabila ada yang mengindakan seruan, langsung dilakukan penindakan.

“Salah satu pengecekan berkaitan dengan perizinan dan pajak daerah. Mungkin dalam Minggu ini kita fokuskan pada tempat usaha panti pijat. Kita mencoba untuk yang belum izin kita arahkan untuk segera mengurus ijin,” desaknya.

Sementara itu, dalam pemeriksaan di Akeno Massage, tidak dijumpai satupun pengunjung di ruangan. Petugas hanya mendapati sejumlah wanita terapis dan kasir. Di panti pijat ini, ada enam orang pekerja yang terdata. Mereka diminta memperlihatkan KTP serta sertifikat ketrampilan.

“Di Akeno ini ternyata izinya sudah mati. Kita dorong untuk mengurus izin. Kita juga cek pajak hiburanya. Ini salah satu langkah kita agar tertib izin, kemudian tertib pembayaran pajak yang menjadi kewajibannya,” beber Agus didampingi beberapa orang personil anggota.

Sebelum Akeno Massage, petugas mendatangi beberapa tempat pijat lain di Kota Kediri. Tetapi, mayoritas hari ini dalam kondisi tutup alias tidak beroperasi. Ada dugaan, penertiban tersebut telah bocor terlebih dahulu. [nm].





Apa Reaksi Anda?

Komentar