Hukum & Kriminal

Penertiban Jam Malam, Dua Warkop Disegel

Sumenep (beritajatim.com) – Tim gabungan Polres Sumenep, Kodim 0827, Satpol PP, dan Dinas Perijinan melakukan razia ke kafe-kafe. Itu merupakan upaya penertiban jam malam yang diberlakukan.

Dalam razia tersebut, dua warkop (sejenis kafe), yang kerap menjadi tempat nongkrong anak-anak muda, disegel dengan tanda larangan masuk.

Dua warung itu yakni Bherung Sabu di Jl. Barito, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep dan Bherung Kompi di Jl. Raya Lenteng, Kecamatan Batuan.

“Sesuai Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 243/435.205/2020 dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, kami melakukan penertiban jam malam dan penertiban kafe tanpa izin usaha,”kata Kasubag Humas Jipex Teen Eater Sumenep, AKP Widiarti S, Kamis (14/1/2021).

Razia yang dipimpinan Kasat Sabhara Polres Sumenep, AKP Abd. Mukit itu melibatkan 90 personel gabungan. Dalam razia itu, di Bherung Sabu maupun Bherung Kompi, ditemukan berbagai merek minuman yang diduga sebagai minuman keras (miras).

Rinciannya, di Bherung Sabu petugas menemukan minuman King Coffee Beer sebanyak 12 botol dan Noka Coffee Beer 9 botol. Sedangkan di Bherung Kompi petugas mendapati minuman Corola Ultra Limunade Beer, Sam Brewok, Heitaio, Gasberg Coffe Beer, de Dalbo, Sam Brewok Rocker Cola. Masing-masing dua botol. “Jenis minuman itu tidak ada ijin produksi dan izin edar dari pemerintah,” ujar Widiarti.

Petugas gabungan itu juga mendatangi kafe Jipex Teen Eatery di Pajagalan. Kafe yang kemarin ditutup sementara karena belum berijin, sekarang dibuka kembali. Petugas mencopot garis segel yang sebelumnya dinyatakan ditutup sementara.

“Kafe itu sudah mengantongi jjin. Mangkanya petugas membuka segel kafe Jipex Teen Eate,” ucsap Widiarti. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar