Hukum & Kriminal

Pencurian Sapi dengan Modus Jagal di Tempat Resahkan Warga Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Sapi jenis simental milik Suroto, warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo hanya tinggal tubuh dan kepalanya. Bagian lain, seperti kaki depan dan paha belakang sudah hilang.

Aksi ini dilakukan kawanan pencuri spesialis penjagal sapi sekitar dini hari tadi, Sabtu (28/12/2019). Tubuh sapi ditemukan tak jauh dari rumah pemilik. “Tadi tahunya kok lampu kandang itu mati, kemudian dilihat sapi sudah tidak ada. Lalu, kakak bangunkan saya untuk ikut nyari sapinya. Kejadian sekitar jam 12 malam sampai jam 1 an lah,” kata Gatot, adik pemilik sapi, Sabtu (28/12/2019).

Sebenarnya, aksi pencurian sempat diketahui warga hingga terjadi kejar-kejaran. Namun, pencuri yang diduga lebih dua orang itu berhasil kabur. “Saat ditemukan sapi sudah begini tinggal badan saja. Kemudian terdengar ada seperti orang lari menginjak kayu kering. Lalu kami teriak maling dan mengejarnya, tapi tidak tertangkap,” katanya.

Rencananya bangkai sapi akan dikubur warga di lokasi. Sementara pemilik sapi harus rela merugi hingga puluhan juta rupiah. “Kalau harganya bisa mencapai Rp 30 juta, apalagi sapi sudah hamil tua dan siap melahirkan. Ini lihat sudah ada anaknya,” pungkasnya.

Pencurian dengan cara dijagal tersebut cukup meresahkan warga di daerah ini. Karena, hanya kurun waktu satu bulan kejadian serupa dengan modus yang sama kembali terjadi di daerah ini. [rin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar