Hukum & Kriminal

Pencurian Kayu Jati di Ponorogo Berhasil Diungkap Polsek Sampung

Barang bukti puluhan kayu jati yang berhasil diamankan Polsek Sampung. (Foto/Polsek Sampung)

Ponorogo (beritajatim.com) – Tindak pidana ilegal logging kembali terjadi di Ponorogo. Kali ini tempat kejadian perkara (TKP) di petak 76.1 RPH Sampung, masuk Desa Nglurup, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Atas kejadian kasus ilegal logging tersebut, petugas dari Polsek Sampung berhasil menangkap pelaku yang bernama Sarimo (59), warga Desa Nglurup Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo. Selain itu juga mengamankan barang bukti berupa gergaji dan 27 batang kayu jati dengan berbagai ukuran.

“Benar kami baru-baru ini ungkap kasus ilegal logging. Berhasil menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti puluhan batang kayu jati berbagai ukuran,” kata Kapolsek Sampung IPTU Marsono, Kamis (18/2/2021).

Pengungkapan kasus ilegal logging ini berawal dari laporan dari karyawan Perhutani, bahwa menemukan 5 tunggak bekas pencurian. Kemudian unit reskrim Polsek Sampung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan barang bukti kayu curiannya.

Atas kejadian tersebut pihak Perhutani mengalami kerugian kurang lebih Rp 5,5 juta. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 82, 83, 84 ayat 1 UU RI nomor 18 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H).

“Pelaku terancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp 2,5 miliar,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar