Hukum & Kriminal

Pencuri Ini dengan Santai Masuk Kantor DPKP Kota Mojokerto, Terekam CCTV

Pelaku menggenakan jaket warna hitam, celana jeans biru tua, sepatu hitam serta membawa tas ransel warna hitam masuk kantor DPKP Kota Mojokerto dan mengambil tas isi laptop milik korban. [Foto: cupture CCTV]

Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pencurian terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) kembali terjadi di Kota Mojokerto. Kali ini, pelaku hanya butuh waktu tak lebih dua menit mengambil tas isi laptop milik karyawan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Mojokerto.

Aksi tersebut terjadi pada, Senin (22/6/2020) kemarin sekira pukul 06.50 WIB saat kantor di Jalan Benteng Pancasila, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto masih sepi. Pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam, datang seorang diri.

Pelaku memarkir sepeda motor miliknya di depan kantor DPKP Kota Mojokerto dan masuk kantor dengan berjalan kaki. Dari rekaman kamera CCTV yang ada di depan kantor, pria yang menggenakan jaket warna hitam, celana jeans biru tua, sepatu hitam serta membawa tas ransel warna hitam ini masuk halaman kantor pada pukul 06.50.30 WIB dengan santai.

Dari kamera 3 atau kamera CCTV yang ada di dalam kantor DPKP Kota Mojokerto terlihat, sekira pukul 06.50.41 WIB pelaku mengintip di balik pintu kaca dan sekira pukul 06.50.50 WIB, pelaku masuk. Di dalam ruangan, tampak pelaku cukup lihai mengetahui posisi dimana korban menyimpan tas isi laptop tersebut.

Terbukti, sekira pukul 06.51.09 WIB, pelaku berhasil mengambil tas korban yang berisi laptop merk Dell, dompet, kartu ATM, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), buku tabungan, Surat Tanda Nopol Kendaraan (STNK) sepeda motor korban, sebuah flashdisk dan uang sebesar Rp300 ribu.

Pelaku langsung keluar dan terlihat di kamera CCTV depan kantor DPKP Kota Mojokerto, pelaku meninggalkan halaman kantor sekira pukul 06.51.17 WIB. Artinya, kurang dari dua menit pelaku melakukan aksinya. Saat kejadian, korban Dandi Anggarisandi (22) yang merupakan staf Sekretariat DPKP Kota Mojokerto sarapan di ruangan belakang.

“Kejadiannya cukup cepat, saya saja sempet berfikir di prank teman-temanteman-teman. Setelah saya tanyakan kepada tukang kebun ternyata tidak tahu. Kemudian saya cek kamera CCTV dan terlihat pelaku masuk dan mengambil tas isi laptop dan barang lainnya milik saya,” ungkap korban, Selasa (23/6/2020).

Masih kata Dandi, tas miliknya tersebut ditaruh dibawah meja kerjanya. Di dalam tas tersebut berisi sebuah laptop merk Dell, dompet, kartu ATM, KK, KTP, buku tabungan, STNK sepeda motor, sebuah flashdisk dan uang senilai Rp300 ribu. Laptop dan flashdisk tersebut berisi file-file pekerjaan korban.

“Salah satunya data pencairan anggaran karena saya juga membantu pekerjaan bendahara. Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, kalau kerugian diperkirakan sekitar Rp7 juta lebih,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar