Hukum & Kriminal

Pencuri Diputus Ringan, JPU Masih Pikir-pikir

Gresik (beritajatim.com) – Terdakwa Stevanus Amin Altar Rinto Marsetio belum bisa bernafas lega. Pasalnya, vonis selama 5 bulan yang dijatuhkan jaksa penuntut umum (JPU), belum berkekuatan hukum tetap (inkrah). Pasalnya, JPU menilai hukuman tersebut terlalu ringan.

Menurut JPU Herlambang, SH seharusnya hukuman yang diberikan kepada terdakwa asal Jalan Karah Gg V/15A Surabaya, tersebut lebih dari 5 bulan. Mengingat tuntutan sebelumnya selama 10 bulan penjara.

“Terlalu ringan. Harusnya lebih dari itu. Makanya kami pikir-pikir. Nanti saya konsultasikan,” ujar Herlambang, Rabu (27/02/2019).

Sebelumnya, dalam amar putusannya majelis hakim yang diketuai Agung Ciptoadi, SH menjelaskan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Mengambil barang milik orang lain. Meski demikian, terdakwa telah mengakui kesalahannya. Dia juga belum pernah dihukum.

Dengan mengenakan rompi oranye, terdakwa kembali ke tahanan Pengadilan. Sambil tangan diborgol dan kepala tertunduk, raut wajahnya nampak masih gelisah. Terdakwa dikawal petugas kepolisian dari Polres Gresik.

Seperti diketahui, terdakwa telah mencuri hanphone milik juragan besi tua di sebuah gudang Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Gresik, pada Oktober 2018 lalu. Dari hasil penggeledahan petugas, ditemukan satu unit handphone merk Oppo. Namun, seluruh data dan kontak sudah hilang. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar