Hukum & Kriminal

Pencarian Hari ke-5, Jasad Gadis Cantik Korban Pembunuhan Belum Ditemukan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari Tim Basarnas, BPBD Sidoarjo dan Satreskrim Polresta Sidoarjo, terus melakukan pencarian jasad PDA (18), gadis yang dibunuh dan motornya dirampas pelaku. Korban kemudian dibuang ke sungai depan pintu masuk perumahan Permata Siwalan Indah Desa Siwalanpanji Kecamatan Buduran.

Pencarian pada Sabtu (14/3/2020) melibatkan orang tua siswi SMK Plus NU Sidoarjo tersebut. Penyisiran dilakukan mulai TKP pembuangan dan sisi timur pesisir pantai secara manual, manuver perahu karet, hingga teknik jaring.

Gunawan Sutikyo, ayah korban beserta istrinya mengaku ikhlas atas musibah ini. “Kami sudah ikhlas dengan apa yang terjadi, hanya ingin ada pemakaman yang layak,” katanya usai pencarian hari kelima yang masih belum menemukan jasad korban.

Gunawan juga mengungkapkan, pasca kejadian hilangnya korban, pelaku berinisial MBTP juga sempat mampir ke rumah bersama kekasihnya. “Ambil brambang (bawang merah.red) untuk resepsi. Tepatnya tiga minggu setelah kejadian,” tambahnya.

Segala upaya dilakukan secara maksimal untuk bisa membantu menemukan jasad korban. Pihak keluarga juga sempat meminta bantuan “orang pintar” dalam proses pencarian. Sebelumnya, dalam upaya pencarian, pelaku juga sempat dibawa ke TKP.

Anehnya, pelaku plin-plan dalam memberikan keterangan. Hal ini juga membuat penyidik gregetan.”Pelaku plin-plan dalam memberikan keterangan dan sepertinya tidak menyesali perbuatannya,” tandas sumber di kepolisian.

Kapolres Sidoarjo Kombespol Sumardji sebelumnya menegaskan, dalam kasus ini yang ditetapkan sebagai tersangka MBTP. “Tersangkanya satu orang,” tegasnya. Dia terancam Pasal 340, 338, tentang pembunuhan hingga 365 tentang pencurian dengan kekerasan. [isa/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar