Hukum & Kriminal

Pelaku Pencabulan Anak Hanya Divonis 2 Tahun, Orang Tua Korban Minta Jaksa Banding

Foto ilustrasi.

Lumajang (beritajatim.com) – Gara-gara putusan Pengadilan Negeri Lumajang terhadap terdakwa pencabulan anak di bawah umur oleh Bagus Wijaya hanya divonis 2 tahun penjara pada tanggal 7 Mei 2019 lalu, ibunda dari AM (15), korban, mengaku keberatan dan meminta jaksa penuntut umum segera melakukan banding.

“Jujur, saya belum mendapatkan keadilan terhadap peristiwa pencabulan,” ungkap ibu korban, DNI kepada wartawan di rumahnya, Minggu(12/5/2019).

Menurutnya, dirinya tidak menyangka jika putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Undang-undang perlindungan Anak. Karena, kondisi anaknya masih tertekan, baik secara psikis dan mental. “Kami awalnya sudah mempercayakan pada proses hukum, tapi hukuman 2 tahun kok aneh,” paparnya.

DNI bersama keluarganya akan mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Lumajang untuk meminta salinan putusan dan mengajukan banding. Karena, tindakan dari terdakwa yang kini sudah menjadi terpidana berdampak pada perkembangan psikis anaknya. “Saya tak ingin, apa yang terjadi pada anakku, menimpa anak lainnya,” jelasnya.Ibu korban pencabulan berencana akan menggunakan jasa kuasa hukum untuk proses peradilan diatasnya. (har/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar