Hukum & Kriminal

Pemuda Sidoarjo Simpan 45 Ribu Pil Koplo dan 4 Poket Sabu

Sidoarjo (beritajatim.com) – Satresnarkoba Polresta Sidoarjo menggerebek tiga pemuda, yang sedang bermain game online dalam kamar. Mereka adalah Risal Yuhardiman dan dua temannya yang bernama Bimo dan Agel.

Ketiga pemuda itu diamankan di Mapolresta Sidoarjo, beserta barang buktinya yakni satu karung pil koplo dan 4 pocket sabu. Namun Bimo dan Agel berstatus saksi dalam kasus tersebut.

Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib mengatakan, penangkapan tersangka Risal Yuhardiman ini adalah hasil dari pengembangan Perkara yang sedang ditangani anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

“Penangkapan tersangka ini berdasarkan pengembangan tersangka yang lebih dulu ditangkap,” katanya, Kamis (12/11/2020).

Tersangka Risal Yuhardiman (32) warga Jalan Ratu Ayu RT 03, RW 01 Desa Wage Kec. Taman Kab. Sidoarjo, ditangkap lantaran melakukan tindak pidana, dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standart dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu.

“Tersangka terbukti menyalahgunakan obat-obatan terlarang dan berbahaya,” tegasnya.

Lanjut Indra, beberapa waktu, pihaknya melakukan penyelidikan, akhirnya anggota berhasil menangkap tersangka Risal Yuhardiman dan dua temannya saat bermain game online dalam kamar.

Setelah dilakukan penggeledahan dalam kamar tersangka, Anggota menemukan 4 poket sabu siap edar, dengan berat total 1,12 gram. Selain itu anggota Satresnarkoba juga menemukan satu karung plastik berisi pil koplo.

“Pil koplonya ada 45 botol, yang masing-masing botol berisi 1000 butir, jadi total pil koplo dalam karung itu ada 45.000 butir,” paparnya.

Di depan penyidik, tersangka mengakui semua perbuatannya, yakni mengedarkan narkoba. Tersangka Risal Yuhardiman mendapatkan narkoba, dari seseorang yang biasa dipanggil Bejo (DPO).

Awal mula tersangka mendapatkan pil koplo itu, terjadi sekitar dua Minggu yang lalu. Minggu malam lalu, Ia kedatangan tamu yakni temannya yang biasa di panggil Bejo (DPO). Dengan membawa barang yang terbungkus Karung. “Tamu tersangka membawa karung yang berisi pil koplo,” jelasnya.

Pil koplo dalam karung itu ada 46 botol, dan satu botol berisi 1000 butir. Jadi pil koplo dalam karung itu ada 46 ribu butir. Dan tersangka disuruh menjual pil koplo tersebut dengan harga Rp 2.000 per butir. Beberapa hari kemudian pil tersebut laku 1 botol dan sisa 45 botol.

“Dan kemarin anggota kami berhasil menangkapnya beserta barang buktinya. Tersangka ini terancam 15 tahun penjara,” pungkasnya. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar