Hukum & Kriminal

Pemuda Pengangguran Lumajang Ditangkap Jualan Pil Koplo

Lumajang (beritajatim.com) – Alasan tidak memiliki pekerjaan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bayu Supandi (23) pemuda asal Desa Gedang Kecamatan Tempeh nekat jadi pengedar pil koplo.

Akibatnya, pemuda pengangguran itu berurusan dengan Satreskoba Polres Lumajang dibekuk dirumahnya. Dari pengeledahan ditemukan 1.681 butir pil koplo warga puti dan berlogo Y.

Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Ernowo mengaku pihaknya mendapat laporan dari masyarakat mengenai peredaran pil koplo di Desa Gesang marak. Setelah dilakulan penyelidikan selama 3 hari diketahui berasal dari Bayu. “Kita intai dan dia melayani penjualan dirumahnya,” kata mantan Kapolsek Candipuro itu pada wartawan, Senin (12/8/2019).

Kaplres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mengatakan, sudah memerintahkan anggotanya untuk memerangi peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Dirinya tidak mau mengendorkan untuk menangkapi dan menindak para pelakunya. “Mereka ini berbisnis obat keras berbahaya dan menghancurkan generasi bangsa,” paparnya.

Akibat pebuatanya, Bayu dijerat pasal 197 Sub 196 UURI No. 36 taun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara. (har/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar