Hukum & Kriminal

Pemuda Pendiam Itu Ditemukan Gantung Diri

foto/ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Diduga hidupnya tertekan, atau stres, Andri Febrianto Sukarno (18) pemuda asal Desa Kulon, Kecamatan Pulukulon, Grobogan, Jawa Tengah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Lokasi di tempat kosnya Jalan Satelit II/19 Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Gresik.

Saksi mata Bambang Kurniawan (25) rekan satu kerja di proyek Charge Manyar, Gresik menceritakan sebelum gantung diri, korban ditinggal teman-temannya bekerja di proyek.

Andri sendirian di tempat kos. Usai pulang kerja, dirinya berniat mengajak ngobrol dengan korban. Saat membuka pintu kos, dia kaget melihat teman satu kerjany sudah gantung diri dengan menggunakan sarung yang diikat di lehernya.

“Saya kaget begitu membuka pintu kos Febri dia sudah mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” ujarnya, Minggu (24/03/2019).

Bambang mengakui, sehari-harinya Febri tergolong pendiam dan tidak banyak bicara. Kondisi ini sangat berbeda saat baru pertama kali kerja di proyek orangnya periang.

“Sebelum meninggal Febri lebih banyak jadi orang pendiam, dan tidak pernah cerita tentang keluhannya. Febri anak tunggal serta yatim piatu,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Ketut Riasa mengatakan, terkait dengan kejadian ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan. Termasuk di antaranya menyita sejumlah barang bukti yang digunakan korban untuk gantung diri.

“Barang bukti yang kami sita antara lain satu buah sarung dan satu buah kursi plastik yang digunakan untuk memanjat sebelum gantung diri,” katanya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar