Hukum & Kriminal

Pemuda Muslim Indonesia Jatim Kecam Aksi Represif Anggota Satpol-PP

Pamekasan (beritajatim.com) – Pimpinan Wilayah Pemuda Muslim Indonesia Provinsi Jawa Timur, mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol-PP kepada Habib Umar Assegaf.

“Apapun bentuknya yang namanya aksi kekerasan itu sangat tidak dibenarkan, apalagi aksi kekerasan ini dilakukan kepada ahlul bait. Jelas hal ini sangat tidak dibenarkan dan kami mengecam keras aksi represif ini,” kata Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muslim Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ismail A Rahim, Kamis (21/5/2020) malam.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa aparat semestinya bersikap santun dan selalu menjunjung adat dan norma ketimuran, apalagi selama ini msyarakat Indonesia sangat dikenal dengan sikap sopan dan santun.

“Seharusnya aparat maupun penegak perda itu harus bersikap ramah dan santun terhadap siapapun, hal itu harus mereka tunjukkan sebagai sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Apalagi aksi tidak terpuji dilakukan pada sosok terhormat seperti Habib Umar Assegaf,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya menilai semestinya aparat yang bertugas di lapangan harus dapat membekali diri dengan berbagai keterampilan dan sikap positif, salah satunya cara menahan amarah demi menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan seperti insiden yang terjadi di Exit Tol Satelit, Surabaya.

“Perlu kami sampaikan bahwa sudah semestinya aparat di lapangan itu harus dibekali dengan berbagai keterampilan yang baik, salah satunya dalam aspek human relation. Sehingga para aparat harus pndai menyikapi berbagai persoalan di tengah masyarakat,” jelas pria yang juga tercatat sebagai anggota DPRD Pamekasan.

Dari itu pihaknya meminta aparat penegak hukum agar bersikap tegas terhadap aksi tidak terpuji yang dilakukan oknum aparat. “Kami berharap insiden ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali di kemudian hari, tentunya oknum aparat ini harus mendapat sanksi yang setimpal sesuai dengn regulasi yang berlaku,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar