Hukum & Kriminal

Pemilik Toko Perlengkapan Anak-anak di Mojokerto Jadi Korban Penipuan Uang Receh

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemilik toko perlengkapan anak-anak Lestari di Jalan Mojopahit, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto menjadi korban penipuan. Dengan modus tukar uang receh, aksi pelaku berhasil menipu pemilik toko sebesar Rp1,8 juta.

Aksi yang terjadi pada saat masyarakat melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu (17/4/2019) kemarin terekam camera Closed Circuit Television (CCTV). Uang receh pecahan Rp100, Rp200 dan Rp500 yang dibawa pelaku tersebut senilai Rp500 ribu.

Sementara pelaku yang berjumlah tiga orang ini mengaku, jika setelah dihitung di hadapan karyawan dan pemilik toko, uang receh tersebut senilai Rp2.294.000. Korban baru sadar setelah ketiga pelaku membawa uang hasil penukaran keluar toko.

Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp1,8 juta. Aksi para pelaku dilakukan sekira pukul 12.45 WIB, saat toko dalam keadaan ramai. Pelaku menawarkan menukar uang receh dan disetujui pemilik toko, lantaran memang pemilik toko butuh uang receh untuk kembalian.

Salah satu karyawan toko Lestari, Rodiatul Masruroh (18) mengatakan, karena hari libur sehingga saat kejadian toko dalam keadaan ramai. “Pelaku ada 3 orang. Mereka masuk dan menawarkan menukar uang receh ke Bu Sri Setyowati (45) yang duduk di kursi kasir,” ungkapnya, Kamis (18/4/2019).

Masih kata Masruroh, korban menerima tawaran para pelaku karena toko memang butuh uang koin untuk kembalian. Selain itu, lanjut masruroh, korban berniat membantu pelaku. Namun saat karyawan menghitung, diambil ahli pelaku.

“Tadinya diserahkan ke kita dan kita menghitung, tapi kemudian diambil ahli oleh satu orang pelaku. Satu orang pelaku menghitung dan dua orang pelaku mengajak saya ngobrol. Tahunya jumlahnya tidak sama setelah mereka kabur,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar