Hukum & Kriminal

Pemerasan LSM di Sampang, Polisi Amankan Uang Puluhan Juta

Foto: ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) inisial A dan R diduga melakukan pemerasan terhadap inisial H seorang kontraktor proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas) asal Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang.

Dua orang LSM itu, ditangkap beserta barang bukti uang puluhan juta rupiah di warung kopi Jalan Makboel, Kelurahan Polagan, Sampang kota, Sabtu (19/2/2021) malam.

Menurut pengakuan korban, sebelum terjadi OTT sekitar 10 hari lalu dirinya didatanggi empat orang LSM dan mengancam akan melaporkan adanya dugaan proyek bermasalah. Padahal, proyek tersebut sudah selesai sejak 2019 lalu.

Singkat cerita, para anggota LSM itu meminta uang Rp 100 juta. Tetapi, H mengaku tidak punya uang. Terjadilah tawar menawar hingga turun sebesar Rp 40 juta.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu malam kemarin, dua orang inisial A dan R memaksa untuk bertemu dengan korban.

“Saat itu saya tetap tidak membayar, tapi mereka memaksa dan menanyakan ada berapa uangnya. Maka saya kasih seadanya yaitu Rp 20 juta,” terang korban, Senin (22/2/2021).

Tak lama kemudian, tiba-tiba polisi berbaju preman menghampiri dan menangkap kedua orang oknum LSM tersebut. “Setelah menerima uang mereka ditangkap,” tegasnya.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis belum diketahui hasil pemeriksaan pihak kepolisian. Hanya saja Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz membenarkan ada penangkapan dua orang oknum LMS diduga karena terlibat pemerasan.

“Saat ini masih kita dalami via pemeriksaan,” tandasnya.[sar/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar