Hukum & Kriminal

‘Pemburu’ Motor Ditangkap Polsek Genteng Surabaya, Begini Aksinya

Kapolsek di dampingi Kanit Reskrim saat gelar perkara di Mapolsek Genteng, Surabaya, Kamis (12/12/2019).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Dua orang pelaku pencurian motor khusus yang menggasak pengendara kelupaan membawa kunci tertangkap petugas Polsek Genteng, Surabaya.

Kedua pelaku diketahui bernama Krisna Mukti (188) dan Arta Fira (27) sudah melakukan aksi di 10 lokasi.

“Dari 10 lokasi lima diantaranya di Kota Surabaya dan lima lokasi lain di Kabupaten Lamongan,” jelas Kapolsek Genteng, Surabaya, AKP Anggik Saputra dalam gelar perkara, Kamis (12/12/2019) .

Meski tergolong lincah karena sempat lolos dari kejaran massa dan jeli karena menggasak motor yang hanya ketinggalan kunci. Kedua pelaku ini ternyata memiliki tim khusus pencuri sepeda motor di Kota Surabaya.

Diperkirakan petugas, rekan pelaku masih berkeliaran dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk penangkapan.

“Kita masih kejar karena sembilan motor sudah dijual ke Madura dan saya yakin ada rekan pelaku lainnya,” lanjut kapolsek.

Dalam rangka menindak lanjuti program prioritas Kapolri dalam rangka pemantapan Kamtibmas dan penguatan penegakkan hukum yang professional dan berkeadilan, Polsek Genteng Surabaya memberikan langsung sepeda motor milik korban.

Tak hanya itu, petugas kepolisian juga me.berikan penghargaan berupa uang tunai ke petugas keamanan yang membantu penangkapan pelaku.

Kapolsek Genteng AKP Anggi Saputra menjelaskan, tertangkapnya kedua tersangka curanmor itu saat keduanya beraksi di Pizza Hut Jl. Basuki Rahmat Surabaya. Namun aksinya diketahui korban sehingga korban berteriak maling-maling dan massa yang ada di sekitar pun turut membantu.

Beruntung saat kejadian petugas kepolisian sedang melakukan patroli, pelaku ini pun aman tak dihakimi massa. “Sedangkan pelaku lain berhasil melarikan diri dan akhirnya tertangkap. Yang melarikan diri itu Krisna Mukti tapi berhasil diamankan karena kedua pelaku ini tetanggaan,” lanjut Kapolsek.

Atas kejadian tersebut kedua tersangka dijerat dalam tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan ( Curanmor R-2) sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar