Hukum & Kriminal

Pembunuh Ibu Kandung Dituntut 12 Tahun Penjara

Gresik (beritajatim.com) – Terdakwa Rozikin (28) pelaku pembunuhan terhadap ibu kandung dituntut hukuman 12 tahun penjara. Rozikin sempat berpura-pura gila usai menjalankan perbuatan sadisnya.

Warga asal Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik itu, terbukti membunuh ibu kandungnya Ranis (65) dengan menebas lehernya menggunakan celurit.

Dalam amar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian menyebutkan hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa. Roziqin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan yang berakibat korban meninggal.

Akibat perbuatannya itu, terdakwa melanggar pasal 44 ayat (3) Jo pasal 5 hurut a Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam Rumah Tangga sebagaimana dakwaan pertama.
“Menuntut pidana terhadap terdakwa Roziqin, penjara selama 12 tahun,” ujarnya dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Selasa (6/8/2019).

Dalam persidangan itu, juga dihadirkan sejumlah barang bukti milik terdakwa yang digunakan untuk membunuh ibu kandungnya. Barang bukti yang dimaksud diantaranya satu buah celurit, satu buah sarung dan satu potong kain batik.

Seperti diberitakan, Rozikin didakwa telah membunuh ibu kandungnya pada 10 Maret 2019. Saat itu, terdakwa merasa jengkel diomeli ibunya saat tidak mau disuruh mengantar makanan. Karena sudah jengkel Rozikin langsung menebas lehernya ibunya dengan celurit. Sewaktu menjalani pemeriksaan terdakwa sempat berpura-pura gila. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar