Hukum & Kriminal

Pembangunan Perumahan Dreamland Tak Berizin

Ponorogo (beritajatim.com) – Bobrok Sarjito, oknum pengembang perumahan Dreamland, satu demi satu mulai terungkap. Setelah sedikitnya ada 17 orang merasa ditipu, terkait jual beli rumah di perumahan tersebut. Yang terbaru, PT. Cahaya Indah Mulia (PT. CIM) yang dipimpin Sarjito ternyata tidak mempunyai izin untuk membangun perumahan Dreamland.

Hal itu diungkapkan oleh Agus Sugiarto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo. Dia menyebut jika tanah perumahan itu masih bersertifikat induk atas nama Sarjito. Dan mengajukan perizinannya pada tahun 2018 lalu. “Sudah mengajukan izin, namun kami tolak,” kata Agus, Jumat (31/1/2020).

Penolakan itu, kata Agus dimungkinkan letak perumahan itu membahayakan para konsumennya. Karena berada di bawah tebing. Sehingga membuat Dinas Pekerjaan umum perumahan dan kawasan permukiman (DPUPKP) tidak memberikan rekomendasi.

“DPUPKP pasti punya alasan yang kuat tidak memberikan rekomendasi. Pihak kami hanya selaku koordinator pelayanan perizinan berbagai jenis usaha,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, ada 17 orang pembeli rumah di perumahan Dreamland di Dukuh Punyut Desa Pelalangan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo berbondong-bondong melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ponorogo. Pasalnya mereka merasa ditipu oleh Sarjito, oknum pengembang perumahan tersebut.

Ada yang sudah lunas dan rumah sudah jadi namun sertifikatnya belum keluar, ada yang sudah lunas, namun bangunan rumahnya masih pondasi. Malahan ada yang sudah bayar lunas dan belum juga kunjung dibangun sampai tenggat waktu yang ditentukan. Bahkan tanah yang belum terbangun ini, sekarang hanya ditumbuhi tumbuhan liar. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar