Hukum & Kriminal

Pernyataan Kapolres Sumenep

Pemakai Narkoba Terutama Anak-anak, Tidak Diproses Hukum

Kapolres Sumenep, AKBP Darman

Sumenep (beritajatim.com) – Kapolres Sumenep, AKBP Darman menyatakan bahwa pemakai narkoba tidak diproses hukum, melainkan direhabilitasi.

“Yang kami tangkap dan kami proses hukum itu pengedar. Bukan pemakai. Kecuali kalau saat penamgkapan, di lokasi juga ada pemakai selain pengedar, ya tentu saja ikut kami amankan di Polres,” katanya saat silaturahmi bersama media, Selasa (20/10/2020).

Menurut Darman, seorang pengguna narkoba sebaiknya memang direhabilitasi. Apalagi anak-anak. Ia memastikan tidak akan memproses hukum, melainkan direhabilitasi.

“Salah satunya akan direhabilitasi di sebuah pondok pesantren di Sumenep. Kami sudah melakukan komunikasi dengan pengasuh pondok pesantren itu. Bahkan sudah ada anak-anak korban penyalahgunaan narkoba yang kami kirim ke pondok pesantren itu,” paparnya.

Ia menjelaskan, perlu kesadaran orang tua yang anaknya terlibat penyalahgunaan narkoba, untuk menyerahkan anaknya guna proses rehabilitasi.

“Bantu kami untuk meyakinkan masyarakat, bahwa pengguna itu tidak diproses hukum, tapi direhab. Silahkan serahkan pada kami, anak-anak yang terlibat narkoba. Akan kami serahkan ke salah satu pondok, tempat rehabilitasi,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah tidak perlu malu apabila jumlah pengguna narkoba yang direhabilitasi cukup banyak. Justru bisa menjadi daerah percontohan penanganan penyalahgunaan narkoba. “Artinya penanganannya terintegrasi. Jadi kita semua tidak perlu malu kalau banyak yang direhabilitasi,” ujarnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar