Hukum & Kriminal

Ops Patuh Semeru 2020

Pelanggaran Terbanyak Pengendara Tak Pakai Helm SNI

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 516 pengendara di Sumenep terjaring dalam Operasi Patuh Semeru 2020 karena melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Dari 516 pelanggaran selama pelaksanaan operasi patuh, 420 diantaranya diberikan tindakan berupa tilang, dan 96 lainnya diberi teguran,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (5/8/2020).

Ia menjelaskan, jenis pelanggaran yang sering dilakukan pengendara adalah tidak mengenakan helm SNI saat berkendara yaitu sebanyak 133 tilang, melawan arus 103 tilang dan pelanggaran lain-lain seperti tidak memiliki SIM, melanggar rambu lalu lintas sebanyak 184 tilang.

“Dalam operasi patuh ini, karena masih masa pandemi Covid-19, kami juga membagikan 1.500 masker kepada para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun pengayuh becak,” terangnya.

Operasi Patuh Semeru 2020 secara serentak dilaksanakan mulai 23 Juli – 5 Agustus 2020. “Jumlah pelanggar lalu lintas yang terjaring ops patuh tahun ini mengalami penurunan 76,88% jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada tahun 2019, jumlah pelanggaran tercatat sebanyak 1.817,” ungkapnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar